FIFA Matchday 2023 bisa dijadikan strategi loncatan ke ranking lebih tinggi. Tidak perlu emosional, semangat saja to the max.
Masih ingatkah dengan suasana "hangat" antara Indonesia dengan Malaysia terkait FIFA Matchday 2023 di mana Timnas negeri kita mendapatkan lawan tangguh Timnas Argentina dan Timnas Palestina. Sedangkan Negeri Jiran "hanya" Kepulauan Solomon serta Papua Nugini?
Saat itu, pihak sebelah menyatakan punya relasi dekat dengan Asosiasi Sepak Bola Argentina dan bisa mendatangkan Timnas La Albiceleste juga. Sedangkan kita berbahagia karena bisa menyaksikan Timnas Indonesia berlaga dengan lawan-lawan peringkat paling atas.
Hasilnya, di gelaran FIFA Matchday 2023 Indonesia ditahan kacamata alias 0-0 dalam laga kontra Palestina. Sedangkan saat melawan Argentina dipukul 0-2. Dan, ini hasil strategi yang bisa langsung terlihat mata. Lawan Papua Nugini, Malaysia gegap gempita menghabisi lawan 10-0. Kemudian lawan Kepulauan Solomon berjaya 4-1.
Artinya? Mau tidak mau mesti diakui, Malaysia panen gol dan Indonesia mengalami paceklik.
Lebih jauh lagi, sebagaimana dikutip dari laman Bola Suara.com berdasar Football-Ranking, Malaysia diprediksi naik dua posisi dari 138 ke 136 dalam ranking FIFA.
Nah, perolehan gemilang ini membuat Malaysia berada di peringkat 24 dalam ranking negara-negara Asia. Sehingga berhak langsung tampil di babak kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Sesuai dengan ketentuan bahwa hanya tim Asia peringkat 1-25 yang berhak langsung tampil di babak kedua. Sisanya harus bermain di dari babak pertama kualifikasi.
Bagi Indonesia sendiri, harus bermain dari babak pertama kualifikasi setelah gagal menaikkan posisi ranking FIFA lewat FIFA Matchday Juni 2023.
"Malaysia, yang mengakhiri pertandingan persahabatan baru-baru ini dengan dua kemenangan, tersenyum lebar ketika mereka tidak harus bermain di babak pertama kualifikasi Piala Dunia 2026 berdasarkan peringkat yang diperbarui setelah Jendela FIFA baru-baru ini," demikian tulis Harimau Malaya yang dikutip laman Bola Suara.com.
"Namun berbeda dengan negara kita, Indonesia harus melalui babak pertama setelah hanya menempati peringkat 28 se-Asia," demikian bunyi kelanjutannya.
"Penggemar sepak bola di Indonesia menertawakan Malaysia karena hanya menghadapi lawan lemah seperti Kepulauan Solomon dan Papua Nugini. Namun kini posisi Malaysia bisa dibanggakan untuk kualifikasi Piala Dunia mendatang," begitu bunyi tulisan mereka yang "hangat".
Berita Terkait
-
Tak Mau Kalah, Teco Berharap PSSI Datangkan Timnas Brasil Setelah Sukses Undang Argentina
-
Dari Sidang di Markas FIFA, Zurich: Indonesia Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17 2023
-
CEK FAKTA: Mengalahkan Indonesia di FIFA Matchday 0-2 Argentina Malah Malu, Memangnya Ada yang Merasa Begitu?
-
CEK FAKTA: Hampir Merobek Gawang Argentina di FIFA Matchday 2023, Benarkah Pratama Arhan Jadi Topik Klub Bola Daratan Eropa Sampai Inggris?
-
CEK FAKTA: Gianni Infantino Memarahi Lionel Messi karena Tidak Tampil di FIFA Matchday 2023 Lawan Timnas Indonesia?
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung
-
30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan
-
Jogja Run'nShine 2026 Bidik 3.500 Pelari, Ada Hadiah Umroh hingga Trip ke Turki
-
Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset
-
Profil Tim Danaskos Wasit Timnas Indonesia vs Vietnam, Akun IG Digembok