Dewi Perssik sebelumnya mengaku dipalak oleh ketua RT Lebak Bulus 2 sebesar Rp 100 juta karena ingin menitip hewan kurban miliknya. Namun rupanya, menurut keterangan ART Dewi Perssik, kejadian itu hanya salah paham.
Hal ini bermula ketika Dewi Perssik meminta tolong kepada seorang ustaz setempat. Namun ketika sapi diantar, Dewi Perssik mengatakan ART serta pihak keamanan dibentak oleh Ketua RT.
Menurut penuturan sang biduan, jika ingin dibantu soal hewan kurbannya maka ia harus membayar Rp 100 juta.
"Katanya, lingkungan sini tidak butuh dan tidak kekurangan daging. Kalaupun mau dibantuin sapinya, harus bayar Rp 100 juta. Kalau nggak, sapinya mau dilepas," ucap Dewi Perssik, seperti dikutip dari Suara.com.
Namun berbeda dengan pernyataan Dewi Perssik, ART sang biduan yang bernama Rosmini justru mengatakan hal sebaliknya. Rosmini menyebut bahwa tidak ada pertengkaran ketika Ketua RT menolak sapi Dewi Perssik.
Tak hanya itu, uang Rp 100 juta yang diucapkan oleh Ketua RT hanya kesalahpahaman. Hal itu terlihat dalam unggahan akun Instagram @gemoy95246.
"Nggak, nggak (sampai berantem). Bukan, itu salah penyampaian," ucap Rosmini.
Rosmini menjelaskan bahwa pada saat itu, sopir meminta bantuan bantuan Ketua RT untuk ikut menaikkan sapi milik Dewi Perssik ke mobil yang sempat diturunkan. Sang sopir mengatakan akan memberi imbalan berupa rokok kepada Ketua RT, namun ditolak.
"Kan pak sopir ini minta tolong, 'Pak kalau boleh kita minta tolong dong, naikin sapi. Kita kasih uang rokok'. Nah, mungkin Pak RTnya itu kesel kali ya. Dia nyautin, 'Jangankan uang rokok, dikasih 100 juta pun saya nggak mau', gitu," ungkap Rosmini.
Baca Juga: Bukan Hanya Lee Jung Jae, 5 Hal Ini Sebabkan Kontroversi TOP di Squid Game 2
Sebelumnya, Rosmini juga telah berkali-kali bertanya kepada sopir apakah benar Ketua RT meminta uang Rp 100 juta. Namun, sang sopir membantahnya. Karena Ketua RT tidak mau membantu menaikkan sapi, Rosmini pun meminta bantuan kru lainnya.
Unggahan itu pun menuai beragam komentar dari warganet.
"Tuh kan, salah sangka. Udah koar-koar bikin malu aja," tulis akun @re**********
"Hahaha gara-gara si sopir jadi perang dunia," komentar @ke***_*******
"Si DP kan emang kayak gitu. Sok bener, tanpa kroscek," tambah @el****_*******
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung