Pendukung fanatik Persib Bandung membentangkan sejumlah spanduk di sela laga Persib vs Madura United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (2/7).
Pada laga tersebut, tepatnya pada menit ke-75, tampak para pendukung Persib atau yang lebih dikenal dengan sebutan Viking dan Bobotoh, satu per satu beranjak meninggalkan kursi stadion.
Rupanya, hal tesebut sudah direncanakan sebagai bentuk protes kepada manejemen Persib.
Selain persoalan harga yang memberatkan supporter, sistem penjualan tiket pun dinilai sangat rumit dan tidak mengikuti perkembangan teknologi.
Pasalnya Bobotoh yang hendak membeli tiket pertandingan Persib Bandung kontra Madura United dengan sistem online namun diminta verifikasi data dengan cara walk in dan membawa dokumen Kartu Keluarga.
"Mau beli tiket bola aja harus bawa-bawa KK dulu", tulis akun @sima***.
"Sekarang udah 4.0 masa masih harus walk-in bawa KK", jawab @offi***.
"yakin sih, kalau bobotoh mah berapapun sebenernya sanggup aja, cuma kan harus ada alasan yang logis dr harga tiket segini.... Pendistribusian tiket yang rumit, ya efeknya begini", pungkas @a***n.
Bobotoh meminta, harus ada alasan yang logis dari kenaikan harga tiket disertai perbaikan manajemen dan peningkatan prestasi klub.
Baca Juga: Nama Kecil Himawan Sumantri, Rendy Kjaernett Bongkar Masa Lalu hingga Jasa Lady
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam