Keributan antara Dewi Perssik dengan Ketua RT setempat, Malkan karena hewan kurban akirnya berujung damai.
Dewi Perssik dikabarkan sempat ingin mempidana Ketua RT tersebut karena keributan yang terjadi.
Keinginan tersebut sempat dibahasnya kepada pengacaranya Sandy Arifin.
Namun, dari keterangan seorang netizen @melissaaja18, dikutip di akun Instagram @pembasmi. kehaluan.reall, Rabu (5/7/2023), setelah melakukan diskusi dengan pengacaranya, Dewi Perssik mengurungkan niatnya.
"Malahan dia yang bisa dipidanakan oleh pak RT sedangkan pak RT nggak bisa dikenakan pasal pidana apapun karena nggak ada celahnya," tulis netizen itu.
Menurutnya, pak RT nggak ngomong apa-apa hanya menolak mengantar sapi titipan yang awalanya nggak bilang dititip.
"Maka buru-buru lah dia minta maaf dengan pak RT," dia menambahkan.
Ketika tampil di Pagi Pagi Ambyar pun Dewi Perssik mengaku dirinya malu dan tidak mau membesar-besarkan masalah itu lagi.
"Udah lah ya nggak usah dibesar-besarin lagi, malu," ujarnya.
Dia pun mengaku dirinya terbawa emosi saat itu karena melihat kondisi yang tidak kondusif.
"Karena emang yang aku hadapi beberap pria, terus para pria itu membentak ART aku, terus aku merasa ngga bisa dong perempuan digituin, jadi aku keluar spontan juga kata-kata yang marah," terangnya.
"Intinya sama-sama mungkin lagi panas, pak RT-nya juga lagi cape, akhirnya emosi dan akunya kondisinya lagi nggak stabil juga. Di sana pada ikut campur semua yang bukan jadi urusan, urusannya aku sama pak RT tapi semua pada bicara," beber Dewi Perssik.
Pernyataan ini pun langsung mendapat tanggapan sinis dari para netizen.
"Ngeri ya, dikit-dikit pidana, berasa yang paling kaya dan paling artis sendiri," sindir er****************.
"Udah gitu merembet-rembet ke masalah politik aneh banget. Padahal cuma gara-gara salah penyampaian aja sampai ke isu politik juga," komentar hil***********.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI
-
Bus ALS Maut di Muratara Tetap Angkut Penumpang Meski Izin Mati Sejak 2020
-
Lagu K-Pop Full Bahasa Inggris: Strategi Bisnis atau Tanda Berakhirnya Era Lokal?
-
Timnas Indonesia vs Jepang, Ujian Kelayakan Lolos Piala Dunia 2030
-
Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
-
Bagikan Dividen Rp3,5 Triliun, Ini Daftar Jajaran Direksi Indosat Yang Baru
-
Debut Jadi Eksekutif Produser, Irish Bella Pusing Urus Budget Film Horor Dosa
-
Ketua DPRD Kepri Asyik Kendarai Moge Tanpa Helm, Auto Kena Sentil Warganet