/
Jum'at, 07 Juli 2023 | 05:51 WIB
Kulkas yang menjadi tempat Satrio menyimpan jasad bayinya selama dua hari di kontrakan di kawasan Ciledug, Kota Tangerang. ((Suara.com/Faqih))

Lanjutan berita seorang bapak yang menyimpan jasad bayi di lemari es rumah tangga dengan dalih tidak memiliki dana penguburan.

Salah satu berita viral pekan ini adalah kejadian seorang bapak yang menyimpan jasad anaknya yang baru saja dilahirkan di dalam freezer, rak paling atas lemari es atau kulkas di rumah petak kontrakan. Lamanya dua hari.

Bayi itu baru saja dilahirkan ibunya di rumah sakit, dan dalam kondisi meninggal dunia. Sementara si ibu masih dirawat, bapaknya membawa pulang dan menyimpan anak mereka dalam kulkas. Esok harinya dilaporkan untuk dimintakan surat kematian, baru dikebumikan.

Kepada yang berwajib, si bapak menyatakan mendapatkan inspirasi menyimpan jasad bayi di kulkas karena terinspirasi dari kamar mayat rumah sakit yang menggunakan pendingin untuk menyimpan jenazah.

Dikutip dari kanal News Suara.com, reporter Suara.com menelusuri tempat tinggal pasangan Satrio (40) dan Andresia Amelia (33) di bilangan Tanah Seratus, Ciledug, Kota Tangerang, Provinsi Banten.

Beralamat di Jalan Tanah Seratus RT 3/12, Ciledug, Kota Tangerang, kontrakan petak yang ditempati pasangan ini berlokasi di sebuah gang buntu, seperti sebuah klaster.

Lorongnya ditutup plafon sehingga tidak ada sinar matahari yang masuk ke dalam. Akibatnya tampak lembap, ditambah kondisi berantakan oleh tumpukan sampah di lorong.

Terdapat lima pintu kontrakan rumah petak dengan harga sewa per bulan Rp 500.000. Kontrakan yang ditempati pasangan Satrio dan Andresia Amelia terlihat digembok.

Saat kamar kontrakan itu dilihat dari ventilasi atau lubang angin, tampak satu unit lemari es atau kulkas satu pintu warna putih. Peranti pendingin bahan makanan rumah tangga itulah yang diduga digunakan menyimpan jasad bayi sebelum dikuburkan Satrio.

Rumah kontrakan ini sendiri memiliki catatan khusus. Yaitu pernah digrebek tahun lalu karena permasalahan prostitusi online.

"Kontrakan itu emang masalah terus. Tahun kemarin  sempat di gerebek gara-gara open BO," jelas Ali, salah satu warga sekitar, yang dijumpai di lokasi, Kamis (6/7/2023).

Kapolsek Ciledug AKP Dorisha Suryo pada Rabu (5/7/2023) menyatakan Satrio awalnya membawa Andresia Amelia ke rumah sakit untuk melahirkan pada Minggu (2/7/2023) sore.

Keesokan harinya, Senin (3/7/2023) sekira pukul 07.00 WIB, si istri melahirkan bayi yang meninggal dunia dalam kandungan.

Ali, salah satu warga sekitar lokasi kontrakan di mana jasad bayi disimpan dalam kulkas menyatakan para penghuni kontrakan dikenal kurang bersosialisasi.

Ia yang sudah tinggal belasan tahun di wilayah itu tidak mengetahui nama para pengontrak. Termasuk Satrio si bapak penyimpan jasad bayi dalam kulkas.

Pemilik kontrakan bernama Ida, yang disebutkan warga setempat tidak tinggal di lokasi sama, hanya datang mengambil uang sewa kontralan saja.

"Udah, ke pihak kepolisian aja. Saya udah pusing," ujar Ida saat dijumpai di lokasi.

Ia tidak banyak berbicara selain menyatakan pusing karena kontrakannya sudah dua kali ini mengalami masalah viral.

Load More