/
Kamis, 06 Juli 2023 | 08:15 WIB
Kontrakan di mana ada jasad bayi dimaukkan dalam kulkas ([Suara.com/Faqih])

Selain inspirasi dari lemari pendingin rumah sakit, sang bapak juga menyebutkan faktor biaya.

Pekan ini, salah satu kabar viral menghebohkan di Jabodetabek adalah temuan jasad bayi di bagian freezer lemari pendingin rumah tangga atau kulkas sebuah kontrakan kawasan Ciledug, Tangerang.

Dikutip dari kanal News Suara.com, Kapolsek Ciledug, AKP Dorisha Suryo menyatakan kronologi kasus bayi disimpan di kulkas berawal dari S (40) membawa AA (33) seorang perempuan diduga istri ke rumah sakit untuk melahirkan pada Minggu (2/7/2023) sore.

Pada Senin (3/7/2023) AA melahirkan seorang bayi dalam kondisi meninggal saat dilahirkan.

"AA dirawat di ICU, S pulang ke rumah membawa jenazah bayi untuk dimakamkan," jelas AKP Dorisha Suryo saat dikonfirmasi pada Rabu (5/7/2023).

S kemudian membawa jasad bayi ke rumah kontrakan mereka, beralamat di Jalan Tanah Seratus, RT3/5, Kelurahan Sudimara Jaya, Ciledug, Kota Tangerang, Jawa Barat.

"Keterangan dari S, ia tidak punya biaya dan tidak ada keluarga di Ciledug. Sehingga bayi dimasukkan ke freezer dulu, sambil menunggu membuat surat kematian di kelurahan untuk dimakamkan," lanjut AKP Dorisha Suryo.

Kepada penyidik, S menyatakan memasukkan jasad bayi ke kulkas karena terinspirasi melihat pihak rumah sakit mengeluarkan jenazah itu dari lemari pendingin yang ada di rumah sakit.

"Karena melihat jenazah dikeluarkan dari pendingin di RS, jenazah dimasukkan ke dalam freezer dari jam 8 malam," lanjutnya.

Sebelum memasukkan jasad bayi ke bagian freezer kulkas (letaknya ada di rak paling atas, berguna membuat es batu) S membacakan Surat Yasin.

Lalu Selasa (4/7/2023) S mengurus surat kematian di kelurahan dan mengeluarkan jasad bayi dari kulkas.

"Setelah selesai mengurus surat kematian, S mengeluarkan jenazah bayi dari freezer untuk dimakamkan di TPU Selapajang sekitar pukul 11 siang," kata AKP Dorisha Suryo.

Sampai saat ini, masih dilakukan pendalaman terhadap S, dan AA masih dalam perawatan di rumah sakit. Polisi belum dapat menyimpulkan antara S dan AA adalah pasutri yang sah atau bukan.

Load More