Jalan kaki menyehatkan tubuh, Tika Panggabean menjadikannya sebagai kebiasaan baik yang bisa dilakukan berkesinambungan.
Tika Panggabean adalah salah satu komedian legendaris yang terkenal dengan kiprahnya bersama Project Pop. Membawakan lagu-lagu nuansa humor namun bermakna dalam, termasuk plesetan dari tembang hits Barat. Kemudian juga sukses sebagai pebisnis kuliner, lewat jaringan restoran Radja Ketjil yang menghidangkan menu China Peranakan.
Beberapa saat lalu, Metro Suara.com menyimak Tika Panggabean hadir sebagai bintang tamu podcast Plus 26 yang dibawakan Boris Bokir.
Kepada Kadiv Problem Robis, peran Boris Bokir dalam Plus 26, Tika Panggabean yang terkenal piawai menirukan gaya bicara Nadya Hutagalung, supermodel Australia-Indonesia, berkisah soal perannya sebagai Mak Domu dalam film Ngeri Ngeri Sedap, yang menceritakan drama sebuah keluarga dengan latar belakang budaya Batak.
Di mana ibunda biasanya dipanggil dengan sebutan "mak" atau "mamak" diikuti nama anak pertama di belakangnya.
"Jadi sebenarnya nama asli saya itu siapa? Tidak ada yang tahu, Mak Domu Mak Domu saja," ungkapnya kepada Kadiv Problem yang ikut tertawa.
Tidak kalah seru, adalah topik berikutnya, saat Tika Panggabean berdiri dari kursi dan menunjukkan t-shirt putih yang ia kenakan. Tertulis di situ "Jalan Kaki, Yuk" serta siluetnya melangkahkan kaki.
Ia menceritakan cara menjaga kebugaran dengan berjalan kaki ke mana saja.
"Cuma akhir-akhir ini saya takut keserempet mobil atau motor. Karena beberapa ruas jalan itu tidak ada trotoarnya," tandas Tika Panggabean.
Kalaupun tersedia trotoar, beberapa variabel lain ikut di situ, seperti pohon, orang berjualan, sampai menjadi parkir motor dan mobil.
"Kadang saya sedang berjalan, motor datang dari arah berlawanan. Kalau di pemberitaan yang viral-viral, bisa dilakukan misalnya berdiri mengadang motor. Tetapi saya sudah kehilangan energi, mau melakukannya nanti viral-viral lagi. Dibilang pansos," tandasnya.
"Dan satu lagi, bila di jalan ada zebracross. Mestinya kendaraan melambatkan kecepatannya bila melihat tanda penyeberangan. Namun ini tidak, pejalan kaki sudah berjalan sepertiganya, kendaraan tetap ngeeeng (melaju). Padahal mobil-mobilnya merek terkenal," lanjut Tika Panggabean.
Kalau sudah demikian, ia menggunakan gestur, isyarat dengan telunjuk di arahkan ke dahi, lalu kedua tangan menunjukkan zebracross.
Begitupun, penjelasan seperti ini tidak selalu digubris pengemudi.
"Ada yang klakson dan saat saya menoleh menunjukkan, maaf ya, middle finger. Sudahlah kalau begitu, menghabiskan energi. Padahal ini zebracross, bukan menyeberang sembarangan," kata Tika Panggabean.
Tak ayal saat ditawari Boris Bokir sebotol air mineral langsung ditenggak dengan "meriah" oleh komedian yang tampil dengan rambut diikat ekor kuda itu.
Bersama Boris Bokir alias Kadiv Problem Robis, Tika Panggabean memberikan pandangan yang menilik kebijakan negara-negara lain. Seperti memperkecil jalan raya dan memperlebar trotoar. Serta memperlambat laju kendaraan saat mendekati zebracross.
Berita Terkait
-
Irma Purba Konfirmasi Telah Resmi Cerai dari Boris Bokir: Semua Dia yang Urus
-
Boris Bokir Diduga Kuat Sudah Resmi Cerai, Ini Buktinya
-
Usman Arshad: Mahasiswa Pakistan Jalan Kaki 4 RIbu Kilometer untuk Naik Haji
-
Boris Bokir Isyaratkan Sudah Cerai, Angel Karamoy Ngode Keras: Sekarang Kayaknya Waktunya Deh!
-
6 Tips Optimalkan Manfaat Jalan Kaki untuk Menurunkan Berat Badan, Minimal 30 Menit!
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?