/
Minggu, 09 Juli 2023 | 09:57 WIB
Band Kotak (Instagram)

Drummer Posan Tobing melayangkan somasi terbuka untuk para personel band Kotak yang mencakup Tantri, Cella, dan Chua.

Bersama Julia Angelia selaku mantan vokalis band Kotak, ia melarang ketiganya untuk menyanyikan lagu-lagu ciptaannya.

"Kami melakukan somasi terbuka kepada Cella, Chua dan Tantri," ujar kuasa hukum Posan Tobing dan Julia Angelia, Jerys Napitupulu dalam konferensi pers di kawasan Tebet, Jakarta, dikutip dari Suara.com, Minggu (9/7/2023).

Adapun judul lagu Kotak yang tak boleh dibawakan para personel band itu mencakup Berbeda, Cinta Jangan Pergi, Kerabat Kotak, hingga Ku Ingin Sendiri.

Tak hanya itu, Posan juga melarang band tersebut membawakan lagu seperti Masih Cinta, Kosong Toejoeh, Tinggalkan Saja, Pelan-Pelan Saja, dan Selalu Cinta. Ia berdalih kalau lagu ini termasuk dari karyanya sebagai salah satu pencipta.

Sementara Julia Angelia mengharamkan para personel aktif band Kotak untuk tidak menyanyikan lagu ciptaannya yang mencakup Sendiri, Saat Ku Jauh, Terbang, Phobia, Satu Cinta, Tentang Hidup, Ijinkan Aku, dan Terluka.

"Dengan tegas, melarang Cella, Chua dan Tantri membawakan lagu-lagu ciptaan Posan Tobing dan Julia Angelia yang sudah disebutkan di atas dalam setiap panggungnya di mana pun," lanjut Jerys Napitupulu.

Posan Tobing dan Julia Angelia menilai kalau para personel aktif band Kotak tidak menghormati mereka atas hak cipta lagu tersebut.

Sebab saat band itu tampil, mereka tidak pernah meminta izin pada keduanya untuk membawakan lagu Kotak ciptaannya.

"Ini keterlaluan. Mereka tidak pernah izin sedikit pun kepada saya dan Julia Angelia untuk membawakan lagu yang kami ciptakan," tegas Posan Tobing.

Lebih lagi Posan mengaku kalau ia dan Julia tidak pernah mendapatkan royalti dari lagu tersebut. Maka dari itu keduanya mengancam band Kotak lewat jalur hukum apabila kembali menyanyikan lagu tersebut.

"Kalau setelah somasi terbuka ini kejadian lagi mereka membawakan lagu ciptaan saya, ya saya hanya bilang kita ketemu di pengadilan," pungkas Posan Tobing.







Load More