Drummer Posan Tobing melayangkan somasi terbuka untuk para personel band Kotak yang mencakup Tantri, Cella, dan Chua.
Bersama Julia Angelia selaku mantan vokalis band Kotak, ia melarang ketiganya untuk menyanyikan lagu-lagu ciptaannya.
"Kami melakukan somasi terbuka kepada Cella, Chua dan Tantri," ujar kuasa hukum Posan Tobing dan Julia Angelia, Jerys Napitupulu dalam konferensi pers di kawasan Tebet, Jakarta, dikutip dari Suara.com, Minggu (9/7/2023).
Adapun judul lagu Kotak yang tak boleh dibawakan para personel band itu mencakup Berbeda, Cinta Jangan Pergi, Kerabat Kotak, hingga Ku Ingin Sendiri.
Tak hanya itu, Posan juga melarang band tersebut membawakan lagu seperti Masih Cinta, Kosong Toejoeh, Tinggalkan Saja, Pelan-Pelan Saja, dan Selalu Cinta. Ia berdalih kalau lagu ini termasuk dari karyanya sebagai salah satu pencipta.
Sementara Julia Angelia mengharamkan para personel aktif band Kotak untuk tidak menyanyikan lagu ciptaannya yang mencakup Sendiri, Saat Ku Jauh, Terbang, Phobia, Satu Cinta, Tentang Hidup, Ijinkan Aku, dan Terluka.
"Dengan tegas, melarang Cella, Chua dan Tantri membawakan lagu-lagu ciptaan Posan Tobing dan Julia Angelia yang sudah disebutkan di atas dalam setiap panggungnya di mana pun," lanjut Jerys Napitupulu.
Posan Tobing dan Julia Angelia menilai kalau para personel aktif band Kotak tidak menghormati mereka atas hak cipta lagu tersebut.
Sebab saat band itu tampil, mereka tidak pernah meminta izin pada keduanya untuk membawakan lagu Kotak ciptaannya.
"Ini keterlaluan. Mereka tidak pernah izin sedikit pun kepada saya dan Julia Angelia untuk membawakan lagu yang kami ciptakan," tegas Posan Tobing.
Lebih lagi Posan mengaku kalau ia dan Julia tidak pernah mendapatkan royalti dari lagu tersebut. Maka dari itu keduanya mengancam band Kotak lewat jalur hukum apabila kembali menyanyikan lagu tersebut.
"Kalau setelah somasi terbuka ini kejadian lagi mereka membawakan lagu ciptaan saya, ya saya hanya bilang kita ketemu di pengadilan," pungkas Posan Tobing.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Mudik Gratis Pemkot Medan 2026 Segera Dibuka, Ini Cara Pendaftarannya
-
Kasus Suspek Campak Naik Tajam Awal 2026, Kemenkes Minta Warga Waspada dan Kenali Gejalanya
-
Rumor Panas! Jurgen Klopp Latih Real Madrid atau Timnas Jerman? Bos Red Bull Buka Suara
-
Mobil Rp8,5 M Gubernur Kaltim Viral, Ini Aturan Resmi Kendaraan Dinas Kepala Daerah
-
Demo di Mabes Polri! Polisi Minta Mahasiswa Waspada Penunggang Gelap dan Tak Mudah Terprovokasi
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
Vonis 10 Tahun Penjara: Agus Purwono 'Lolos' dari Tuntutan Maksimal Kasus Korupsi Tata Kelola Minyak
-
Isuzu Indonesia Perkuat Dominasi Pasar Kendaraan Niaga Menuju Tahun 2026
-
Tayang Mulai Hari Ini, "Titip Bunda di Surga-Mu" Pengingat Pentingya Pulang ke Keluarga Saat Lebaran
-
Pejabat Amnesia, Rakyat Jadi Tersangka: Drama Aspal yang Lebih Licin dari Belut