Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso tampaknya belum bisa move on dari kontroversi di laga Persebaya vs Barito Putera pada akhir pekan kemarin, ketika pemainnya Song Ui-yong dilanggar di dalam kotak penalti.
Aji Santoso mendesak teknologi video assistant referee atau VAR diterapkan lebih cepat di Liga 1 untuk mengurangi risiko kesalahan seperti yang dilakukan Wasit Thoriq Alkatiri saat tak memberi Persebaya hadiah penalti di laga kontra Barito di Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Sabtu (8/7/2023).
"VAR itu tentunya sangat bermanfaat, sepak bola maju seperti di Eropa semua menggunakan VAR, di Thailand dan Vietnam juga sudah menggunakan VAR, karena memang salah satu persyaratan untuk mengurangi risiko kesalahan seperti di GBT kemarin," ujarnya setelah memimpin latihan timnya di Lapangan THOR Surabaya, Selasa (11/7/2023).
Menurut pelatih yang memiliki lisensi UEFA Pro tersebut, momen saat terjadi penarikan baju Song Ui-yong saat pertandingan Persebaya melawan Barito di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya tersebut jika dilihat lagi dengan VAR bisa jadi akan ada keputusan penalti.
"Sekali lagi, menurut saya kalau VAR itu memang secepatnya dibutuhkan, memang membutuhkan biaya tinggi tetapi itu memang proses untuk perkembangan sepak bola dan itu sudah semestinya membutuhkan finansial yang tinggi," kata pelatih asal Malang tersebut.
Meskipun VAR sudah dicanangkan akan digunakan pada musim ini, lanjutnya, akan lebih baik lagi jika hal tersebut dipercepat karena banyak sekali keputusan-keputusan wasit yang kontroversial.
"Memang sudah dicanangkan tapi kalau dipergunakan lebih cepat akan lebih baik. Tidak hanya saat Persebaya lawan Barito, tapi ada beberapa pertandingan lain seperti Arema lawan Persib terus Persita Tangerang juga sama PSIS, itu perlu VAR," tuturnya.
Oleh karena itu, pelatih kelahiran April 1970 tersebut berharap dengan penggunaan VAR, wasit akan lebih mengetahui semua hal yang tidak terlihat dengan kasat mata saat di lapangan.
"Semua kejadian kemarin itu kan perlu di VAR, bagaimana jatuhnya pemain di luar atau di dalam terus seperti pelanggaran di GBT, itu kan diperlukan untuk mengurangi risiko kesalahan, jadi harus perlu ada VAR," kata Aji.
Baca Juga: Wasit Thoriq Alkatiri Kontroversial di Laga Persebaya vs Barito Putra
Sebelumnya, Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir mengumumkan penggunaan VAR untuk Liga 1 Indonesia diberlakukan mulai Februari 2024, terlebih fasilitas di beberapa stadion sudah memenuhi syarat seperti di Stadion GBT Surabaya. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Cek Fakta: Benarkah Klaim Jokowi Resmi Jadi Wantimpres?
-
Film Baru Charlies Angels Siap Diproduksi, Kembalinya Tiga Sosok Ikonik ke Layar Lebar
-
Viral Warga Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak Parah, Metro Gempar
-
Tak Cuma BUMI, Ini Saham-saham Bakrie yang Harganya Meroket
-
Anggota DPR Soroti Pengeroyokan Sopir Truk oleh 5 Pegawai Bea Cukai di Batam
-
Diversifikasi Kearifan Lokal Desa Citengah dalam Pengembangan Desain Batik
-
Kepercayaan Pengguna Antar CEO Indodax Jadi Sosok Berpengaruh Lini Aset Digital
-
Cek Fakta: Viral Klaim Ahok Bagi-Bagi Bantuan Modal Usaha, Benarkah?
-
Takdir dalam Seragam Putih
-
Biar Cerah, Kulit Sawo Matang Cocok Pakai Blush On Warna Apa? Ini 5 Rekomendasinya