Ketegangan antara Nikita Mirzani dan anak sulungnya, Laura Meizani alias Lolly, semakin memuncak. Apalagi karena sekarang Lolly merasa sudah mempunyai keluarga baru di Inggris, yakni keluarga Mami Eda yang berkenan mengasuhnya.
Salah satu alasan Lolly tidak mau kembali ke Indonesia dan berkumpul lagi dengan ibundanya adalah karena merasa pernah menerima kekerasan dari Nikita.
Hal ini pernah diungkap Lolly di video bertajuk The Truth yang diunggah di kanal YouTube Antonio Dedola. "Aku nggak deket aja sama dia karena aku takut dipukul, karena aku memang dipukul sama Mama aku," ucap Lolly, dikutip pada Sabtu (22/7/2023).
Namun hal ini sudah beberapa kali dibantah oleh Nikita. Yang terbaru ketika Nikita mengungkit soal sifat anak zaman sekarang yang malah melawan balik ketika orangtuanya berusaha mendisiplinkan mereka.
"Setiap orang punya peraturan mendidik anak yang berbeda-beda," tegas Nikita, dikutip dari kanal YouTube Cumicumi. "Didikan anak perempuan sama anak laki-laki itu berbeda, kenapa? Karena mau mem-protect anaknya supaya jangan kenapa-kenapa deh."
"Cuma kalau anak zaman sekarang diomelin dikit aja marah, 'Mimi nggak sayang sama aku'. Dipukul juga enggak, padahal cuma (diomelin) dengan nadanya lebih tinggi, tapi bagi mereka itu omongan kebencian atau gimana, nggak ngerti gue," sambungnya.
Ya, lagi-lagi Nikita membantah sudah memukuli Lolly dan mengaku bercermin dari bagaimana orangtuanya dahulu mendidiknya, terutama untuk melindungi dirinya sebagai satu-satunya anak perempuan.
Karena itulah Nikita merasa kecewa mendapati Lolly kini malah membangkang darinya. Padahal Nikita merasa sudah berusaha memberikan yang terbaik untuk Lolly sejak anak itu dilahirkan.
"Makanya pikirannya udah mulai ngaco, makanya keluar kata-kata yang 'Saya menyesal dilahirkan'. Padahal dia membangkang saya dari usia 13 tahun, dia tidak flashback dari dia dilahirkan sampai 12 tahun dia masih diberikan kasih sayang," ungkap Nikita.
Baca Juga: Habis Dituding Pansos, Mami Eda Bongkar Tabiat Asli Nikita Mirzani ke Lolly
"Mungkin kalau anak gue tidak dilahirkan dari rahim gue, mungkin udah jadi gembel kali di lampu merah," tegas Nikita.
Bahkan ditegaskan Nikita, dirinya kini cuma merasa sangat kasihan dengan Lolly yang seperti dimanfaatkan oleh orang-orang yang mau pansos.
"Jadi saya tuh bukan merasa sedih tapi saya kasihan gitu kan. Kayak ini anak butuh pertolongan secepatnya, tapi kalau bukan dari dirinya sendiri siapa yang mau bantu? Sekalinya ketemu orang baru, orang barunya men-support kehaluannya juga," pungkas Nikita.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?