Narasi berusaha meyakinkan Partai Nasdem melakukan pendekatan kepada PDIP.
Partai Nasional Demokrat atau Nasdem diketuai Surya Paloh. Sedangkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) diketuai Megawati Soekarnoputri. Lalu Anies baswedan adalah calon presiden (capres) dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan, yang salah satu komponennya adalah Nasdem.
Dikutip dari Turnbackhoax.id, akun Facebook dengan nama pengguna Golliat mengunggah video berjudul "GEMP4RRR !! DIAM-DIAM PAL0H DATANGI MEGA..LEBIH BAIK KEHILANGAN ANIS DARI PADA N4SDEM TENGGEL4M".
Foto thumbnail adalah Megawati Soekranoputri bersanding dengan Surya Paloh, ada Sekjen PDIP serta tulisan "NASDEM AKHIRNYA MENYERAH DIAM-DIAM PALOH TEMUI MEGA !! LEBIH BAIK KEHILANGAN ANIES BASWEDAN DARI PADA NASDEM TENGGELAM".
PENJELASAN
Turnbackhoax.id melakukan penelusuran dan hasilnya sebagai berikut:
* Foto thumbnail video adalah hasil editan.
Gambar thumbnail identik dengan artikel milik Kompas.com dengan judul "Ditemani Megawati, Jokowi Bertemu Para Pemuka Agama di Istana". Gambar yang asli adalah foto Megawati Soekarnoputri dan Presiden Joko Widodo yang sedang bertemu para pemuka agama di istana.
*Isi video adalah potongan video dari peristiwa yang tidak berkaitan.
Narator dalam video hanya membacakan salah satu artikel milik WE NewsWorthy dengan judul artikel "Bersilaturahmi dengan PDIP, NasDem Lebih Baik Kehilangan Anies".
Salah satu cuplikan video identik memperlihatkan sosok pertemuan Surya Paloh dengan Puan Maharani, potongan video itu sama dengan unggahan akun YouTube milik KOMPASTV dengan judul "Hasil Pertemuan PDIP dan NasDem, Puan Datangi Surya Paloh di Menara NasDem".
KESIMPULAN
Video berjudul "GEMP4RRR !! DIAM-DIAM PAL0H DATANGI MEGA..LEBIH BAIK KEHILANGAN ANIS DARI PADA N4SDEM TENGGEL4M" termasuk kategori konten yang dimanipulasi.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Metro Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Metro Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
JIS Digempur Hari Ini: Heru Minta BPKP Audit, PDIP Desak Bikin Pansus, FIFA Minta Rumput Diganti!
-
CEK FAKTA: Benarkah Presiden RI Memanfaatkan Kehadiran Rusia untuk Tekan Uni Eropa?
-
CEK FAKTA: Puing Kapal Selam Wisata Titan Submersible Sudah Ketemu?
-
CEK FAKTA: Benarkah Jakarta Lumpuh karena Ada Lonjakan Massa Tengah Menghancurkan Istana Negara?
-
CEK FAKTA: Rapat DPR dan MPR Hasilkan Keputusan Anies Baswedan Gantikan Presiden Joko Widodo?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026