Pemain sinetron dan film Amanda Manopo dikabarkan telah bertunangan dengan seseorang. Para pemain Ikatan Cinta yang pernah beradu akting dengannya dulu pun berdatangan.
Namun, kabar terkait para pemain Ikatan Cinta datang ke acara tunangan Amanda Manopo merupakan disinformasi atau informasi salah.
Setelah ditelusuri melalui pengecekan fakta, tidak ada bukti bahwa Amanda Manopo bertunangan dan para pemain Ikatan Cinta hadir di acara tersebut.
Kabar mengenai pertunangan Amanda Manopo sendiri disebarkan oleh kanal YouTube Ajudan Amanda Manopo yang memposting video berdurasi 1 menit 5 detik dengan judul "Para Pemain Ikatan Cinta Berdatangan Ke Acara Tunangan Amanda ?"
Pada thumbnail video tersebut hanya terlihat potret blur beberapa perempuan yang tengah berfoto bersama. Namun, wajah mereka tidak terlihat jelas karena blur.
Namun, benarkah Amanda Manopo telah bertunangan dan para pemain Ikatan Cinta hadir di acara tersebut?
PENJELASAN:
Informasi yang menyebut bahwa Amanda Manopo bertunangan dan para pemain Ikatan Cinta hadir di acara pertunangannya merupakan berita palsu atau hoaks.
Setelah menonton video itu, narator tidak memberikan penjelasan dari sumber kredibel terkait klaim Amanda Manopo bertunangan.
Baca Juga: Baim Wong Ingin Dekat dengan Keluarga Arya Saloka, Warganet: Ditunggu Konten Bareng Putri Anne
Alih-alih memberikan bukti valid, pengunggah video malah memasukkan video ketika Amanda Manopo menghadiri acara ulang tahun Syifa Hadju.
Bahkan setelah ditelusuri melalui media sosial resmi sang aktris, tidak ada pengumuman yang menyebut bahwa Amanda Manopo telah bertunangan.
Artinya, isi video berbeda dengan judul yang tertera. Kabar yang mengklaim Amanda Manopo bertunangan dan acaranya dihadiri para pemain Ikatan Cinta merupakan berita bohong.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Bodi Mungil Gaya Menawan, Mampukah Wuling Baru Ini Geser Dominasi Air EV?
-
Viral Host Quezelyhere Mundur, Ini Sanksi Hukum Artis yang Pura-Pura Spill Skincare padahal Endorse
-
Negosiasi AS-Iran Berlanjut, Harga Minyak Dunia Melemah
-
Mudik Gratis Pemkot Medan 2026 Segera Dibuka, Ini Cara Pendaftarannya
-
Kasus Suspek Campak Naik Tajam Awal 2026, Kemenkes Minta Warga Waspada dan Kenali Gejalanya
-
Rumor Panas! Jurgen Klopp Latih Real Madrid atau Timnas Jerman? Bos Red Bull Buka Suara
-
Mobil Rp8,5 M Gubernur Kaltim Viral, Ini Aturan Resmi Kendaraan Dinas Kepala Daerah
-
Demo di Mabes Polri! Polisi Minta Mahasiswa Waspada Penunggang Gelap dan Tak Mudah Terprovokasi
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
Vonis 10 Tahun Penjara: Agus Purwono 'Lolos' dari Tuntutan Maksimal Kasus Korupsi Tata Kelola Minyak