Umi Pipik yang didampingi pengacaranya, bersama Marissya Icha membikin laporan atas dugaan pornografi dan asusila terhadap Oklin Fia dengan aksinya di konten jilat es krim yang menjadi viral.
"Sebenernya buat saya pribadi, bukan untuk memenjarakan, itu bukan tugas saya," ucapnya dalam kanal YouTube Intens Investigasi, dikutip Kamis (17/8/2023).
Dia menginginkan jika Oklin Fia dipanggil pihak kepolisian yang memiliki kekuatan.
"Kalau saya sendiri atau teman-teman artis, yeee... siapa elo? kan gitu," ujarnya.
Namun, dengan laporan polisi yang dibuat, akan ada mediasi yang akan dimanfaatkan Umi Pipik untuk berbicara dari hati ke hati.
"Mungkin saya bisa memberikan nasehat, kita kan nggak boleh membenci orangnya, saya pun nggak boleh, dia juga hamba Allah, umat Nabi yang kasih hidayah Allah," ungkap dia.
Di kesempatan itu, Umi Pipik juga mengharapkan permintaan maaf dari Oklin Fia terhadap konten viral yang dibuatnya itu.
"Ya ada permitaan maaf dari dia atau saat dipanggil, segala macem, dia mengaku dan segala macem, kita serahkan ke pihak berwajib," imbuhnya.
Meskipun begitu, Umi Pipik tidak melarang mereka yang ingin berekspresi di sosial media dengan cara yang tepat dan tujuan yang baik.
Baca Juga: Terungkap! Ini Baju Adat Jokowi Di Upacara HUT ke-78 RI, Biasa Dipakai Para Raja
"Kalau mau bersosial media, bersosial medialah dengan baik, membuat konten silahkan, mengkspresikan silahkan, tetapi lihatkan yang kalian gunakan, konten ini kira-kira saat ditonton menjadi tuntunan atau tidak," jelasnya.
Ibunda Abidzar Al-Ghifari itu mengaku tidak memiliki akses menghubungi Oklin Fia.
"Begini lebih memudahkan yang akhirnya ketemu untuk mediasi," dia menambahkan.
Meskipun mengedepankan mediasi, Umi Pipik menginginkan apa yang terjadi dengan Oklin Fia sebagai efek jera.
"Urusan hukumannya kita serahkan, dia punya konsekuensi ya, cuma maksudnya ini memberikan efek jera untuk semuanya, supaya saat membuat konten tolong lah dilihat, jangan hanya sebatas kepingin viral tapi konten itu tidak mendidik," pintanya.
Berita Terkait
-
Sempat Ancam Lapor Polisi, Persoalan Rizky Billar yang Disebut Dukung Oklin Fia Berakhir Damai
-
Giliran Marissya Icha dan Umi Pipik Bikin Siap Polisikan Oklin Fia, Pasal Berlapis, Netizen: Jilatin Jeruji Besi
-
6 Fakta Umi Pipik Laporkan Selebgram Oklin Fia ke Bareskrim, Jadi Wakil Teman-teman Publik Figur
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?