Tidak sekadar ngobrol nostalgia sampai kisah pacaran, Atiek CB dan Melaney Ricardo berbagi kepada penonton tentang kesehatan mental.
Dalam bincang-bincang di podcast Melaney Ricardo YouTube Channel, Atiek CB bersama host Melaney Ricardo membagikan hal tidak kalah penting dan wajib dipahami, yaitu menjaga kesehatan mental atau mental health.
Bagi Atiek CB, lady rocker legendaris asal Kediri, Jawa Timur yang saat ini bermukim di Amerika Serikat, kondisi depresi dialaminya sejak kecil. Salah satu neneknya menderita schizophrenia. Sementara adik-adik Atiek, ia sulung dari lima bersaudara, juga menyandang bipolar disorder yang cukup parah. Sehingga untuk hal-hal yang membutuhkan sosialisasi, misalnya wawancara kerja, tidak bisa dilakukan.
Gejala bipolar disorder dan personality differences yang dialami Atiek CB adalah mood swing sangat hebat.
"Saat kecil kalau sedang sedih, rasanya ingin bunuh diri. Hidupku terasa tidak ada purpose. Hidup hanya untuk menunggu mati," kisahnya.
"Kemudian aku ini loner. Nggak suka diskotek, nggak suka ketemu orang. Kalau show luar kota, selesai menyanyi masuk kamar. Besok pagi-pagi pulang naik pesawat flight pertama. Begitu terus, tak pernah bersosialisasi, diajak panitia makan pun ngumpet. Karena merasakan anxiety," ungkap ibu dua putri berusia dewasa ini.
Selain mood swing, sifat posesif juga disebutkan Atiek sebagai bagian dari kondisi mentalnya.
"Contohnya saat ingin punya pacar. Ada semacam keinginan hunting sampai dapat. Rasa posesif juga gila. Kalau tidak keturutan ingin bunuh diri. Tahu-tahu dari sedih, bisa langsung bahagia," ungkap Atiek CB.
Meski memiliki mood swing yang berubah begitu drastis, Atiek CB tetap berkeinginan naik panggung atau menyanyi.
"Naik panggung seperti medium yang membuat aku bisa sane, tidak insane. Makanya musik itu the best escape," lanjutnya.
Setelah menikah dengan warga negara Amerika Serikat, memiliki dua anak dan tinggal di Jakarta, saat putri sulung mereka berusia tujuh tahun, mereka pindah ke Delaware, salah satu state di Negeri Paman Sam.
Di Amerika, Atiek didorong suaminya untuk menjumpai psikiatris.
"Awalnya merasa "loh ngapain curhat-curhat?" Namun membantu juga, meski konseling bisa saja bohong kalau mau," lanjutnya.
Baca Juga: Tampilan Baru Arya Saloka dengan Kepala Botak Bikin Fans Salah Fokus
Dari perawatan itu, disiapkan obat untuk dikonsumsi secara berkala. Contohnya saat Atiek CB berlibur ke Indonesia, pihak ahli yang merawatnya sudah menyiapkan paket obat yang mesti diminum secara rutin.
Selain Atiek CB sendiri, dua putrinya juga pernah mengalami depresi berat. Sama sepertinya, perawatan terus dilakukan agar mental health atau kesehatan mereka tetap bisa dijaga.
"Anak saya yang kedua pernah mencoba menenggak 50 butir pil saat terjadi serangan. Setelah dirawat ia sendiri tidak mengerti awalnya mengapa terjadi. Karena ia baru saja bermain dengan kakaknya," jelas Atiek CB.
Kondisi kesehatan atau mental health inilah yang senantiasa mesti dijaga.
Berita Terkait
-
Menikah dengan "MacGyver", Atiek CB Bilang: Kalau Tidak Pindah ke Amerika Mungkin Sudah Ganti Suami Lima Kali
-
Ada Kejadian "Piring Terbang", Suami Atiek CB Menyesal Boyong Keluarganya ke Amerika
-
Dirgahayu Kemerdekaan RI, Melaney Ricardo Bikin Challenge dengan Suami
-
Bersyukur Diberi Kesempatan Jadi Bapak, Ronnie Sianturi Kenang Masa Lalu: Kalau Ngamuk Biasa Menabrakkan Mobil
-
Berjarak 29 Tahun Pascaperceraian, Ronnie Sianturi Mengenang Isi Dompet Cuma Rp 100 Ribu karena Aturan Atiek CB
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun
-
Bawa Mobil Pakai Infus, Kepala DPMPTSP Pandeglang Tabrak Kerumunan Siswa SD: 1 Meninggal, 1 Kritis
-
Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS
-
Tok! Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Berlaku 1 Mei31 Desember 2026
-
Kerasnya Evaluasi Bojan Hodak Usai Persib Kembali ke Puncak
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Isu Penutupan Jalan Diponegoro Beredar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar
-
Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal