- Gempa tektonik berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang Sulawesi Tengah pada Selasa pagi dengan pusat di darat.
- Guncangan tersebut mengakibatkan kerusakan infrastruktur, bangunan roboh, serta tanah longsor di beberapa kabupaten dan kota.
- BPBD sedang melakukan pendataan dampak bencana dan memastikan masyarakat tetap waspada terhadap rangkaian gempa susulan.
Suara.com - Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6) pagi menimbulkan dampak kerusakan di sejumlah wilayah. Getaran kuat yang berpusat di darat tersebut memicu keretakan hingga kerusakan infrastruktur di beberapa kabupaten/kota, sementara rangkaian gempa susulan masih terus terjadi hingga siang hari.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Sulawesi Tengah melaporkan bahwa tim di lapangan masih melakukan pendataan menyeluruh atas dampak yang ditimbulkan.
“Hasil pemantauan sementara menunjukkan terdapat kerusakan bangunan dan infrastruktur di sejumlah daerah terdampak. Tim reaksi cepat sedang melakukan pendataan di lapangan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Sulawesi Tengah Asbudianto di Palu, Selasa.
Berdasarkan laporan awal BPBD, dampak paling terlihat terjadi di beberapa titik utama. Di wilayah Kota Palu, Jembatan III Palu mengalami keretakan dan sejumlah bangunan dilaporkan roboh akibat guncangan. Sementara itu di Kabupaten Sigi, kerusakan bangunan juga terjadi disertai longsor di kawasan Gunung Kamarora serta terputusnya saluran air.
Kerusakan juga dilaporkan di Kabupaten Parigi Moutong dan Kabupaten Poso. Di Poso, akses jalan di wilayah Napu turut terdampak dan masih dalam proses pendataan lanjutan.
Hingga pukul 13.38 WITA, BPBD mencatat aktivitas gempa susulan masih terus berlangsung dengan intensitas beragam, mulai dari magnitudo 5 sebanyak satu kali, magnitudo 4 sebanyak 10 kali, magnitudo 3 sebanyak 31 kali, hingga magnitudo 2 sebanyak empat kali.
Asbudianto menyebutkan bahwa Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) di daerah terdampak terus melakukan koordinasi untuk mempercepat proses asesmen.
Sementara itu, data korban jiwa maupun jumlah pengungsi masih dalam proses pendataan. Pemerintah mengimbau masyarakat tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan gempa susulan serta mengikuti informasi resmi dari BMKG.
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika BMKG melaporkan gempa terjadi pada pukul 10.27 WIB dengan pusat gempa berada di darat pada koordinat 1,13 Lintang Selatan dan 120,23 Bujur Timur, atau sekitar 42 kilometer tenggara Kota Palu.
Baca Juga: Dampak Gempa Palu Magnitudo 6,7: Bangunan dan Rumah Wilayah Sulawesi Rusak
BMKG juga mencatat gempa tersebut berkedalaman 10 kilometer dan termasuk kategori dangkal. Namun demikian, hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Berita Terkait
-
Dampak Gempa Palu Magnitudo 6,7: Bangunan dan Rumah Wilayah Sulawesi Rusak
-
Filipina Kembali Gempa Bumi Besar 6,2 SR
-
Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?
-
Viral Aksi Heroik Nenek Lindungi Cucu Saat Gempa Dahsyat di Filipina
-
Bencana dan Ketimpangan Struktural: Menggugat Realitas di Balik Gempa Filipina Selatan
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Ulasan Novel The Good Neighbor, Sisi Gelap Tetangga yang Baik Hati
-
Kualitas Udara Jakarta Terburuk Ketiga di Dunia, Polusi PM2.5 Capai Level Tidak Sehat
-
Soroti Krisis Kepercayaan, Yoyok Sukawi Desak PSSI Transparan Soal Isu Penundaan Kongres
-
Hasil Piala AFF: Kecerdikan John Herdman Antar Indonesia Libas Timor Leste
-
Karhutla Mengganas di Kalbar, Asap Tebal Selimuti Ketapang
-
Hanya 20 Unit Terios Special Edition dan New Sigra Resmi Meluncur di GIIAS 2026
-
JETOUR Berikan Garansi Mesin Tanpa Batas Kilometer di GIIAS 2026
-
Toyota Pamerkan Land Cruiser Hybrid dan GAZOO Racing Terbaru di GIIAS 2026
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!