Pelatih Shin Tae-yong (STY) akhirnya berhasil membawa Timnas Indonesia U-23 melibas Thailand dalam laga semifinal Piala AFF di Rayong Province Stadium, Thailand, Kamis (25/8/2023) malam WIB.
Rupanya, kemenangan ini merupakan penantian setelah selama 38 tahun Timnas Indonesia tidak pernah menang di kandang Thailand.
Laga Timnas Indonesia U-23 vs Thailand U-23 berlangsung sengit dan berhasil dimenangkan dengan skor 3-1.
Namun, sejak resmi ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia pada Desember 2019, Shin Tae-yong sudah sering kali dihujani kritik.
Pengkritik datang dari berbagai pihak, mulai dari pelatih hingga pejabat PSSI.
Berikut deretan nama pengkritik STY selama menduduki kursi pelatih Timnas Indonesia, dikutip dari Suara.com:
1. Milomir Seslija
Mantan pelatih Borneo FC, Milomir Seslija, pernah mengkritik program pemusatan latihan Timnas Indonesia yang digelar pada periode September 2021.
Milomir Seslija yang saat itu masih menjabat sebagai pelatih PSM Makassar mengatakan, TC Timnas Indonesia hanya banyak memberikan materi latihan kebugaran untuk menempa fisik pemain.
Baca Juga: PB SEMMI Terima Permintaan Maaf Influencer Oklin Fia, Tapi Perkara Hukum Tetap Berjalan
Menurutnya, hal itu tak perlu diberikan secara berlebihan karena pemain Indonesia memiliki kebugaran yang bagus.
2. Fakhri Husaini
Mantan pelatih Persela Lamongan ini merasa berang karena Shin Tae-yong yang kerap kali mengkritik kondisi para pemain Timnas Indonesia U-19 pada masa-masa awalnya bekerja.
Menurut Fakhri Husaini, Shin Tae-yong ketika itu sering mengucapkan hal-hal negatif mengenai para pemain Indonesia kepada media.
3. Indra Sjafri
Selain itu, mantan juru taktik timnas U-19 dan U-23 yang kini menjabat sebagai Direktur Teknik PSSI itu pernah terdepak dari staf pelatih yang dikomandoi Shin Tae-yong karena pergi tanpa pamit dari pemusatan latihan.
Semenjak saat itu, hubungan antara Shin Tae-yong dengan Indra Sjafri sempat renggang. Bahkan, kedua pihak sempat berbalas kritik pedas di media.
4. Paul Munster
Selain itu, ada pula mantan pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster.
Dia sempat mempertanyakan keputusan pelatih asal Korea Selatan tersebut yang memanggil dua pemainnya, Evan Dimas dan Adam Alis, untuk menghadapi play-off Kualifikasi Piala Asia 2023.
Padahal, menurut Paul, dua anak asuhnya tersebut bukanlah pemain reguler yang mengisi daftar 11 pemain utama Bhayangkara FC setelah keduanya sempat diterpa cedera.
Menurut Paul, keputusan Shin memanggil dua pemain itu terasa ganjil.
5. Haruna Soemitro
Salah satu anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Haruna Soemitro, juga menjadi pihak yang pernah melontarkan kritik keras kepada Shin Tae-yong.
Hal ini terutama karena Haruna merasa kesal dengan frasa ‘percaya proses’ yang kerap digunakan untuk mendukung Shin Tae-yong.
Menurut Haruna, hal yang terpenting dalam sepak bola adalah hasil, bukan proses.
“Tidak penting itu sebuah proses. Yang paling penting adalah hasil. Apa pun latihannya kalau tidak juara, ya belum dikatakan juara. Indonesia sudah enam kali masuk final Piala AFF. Kalau sekarang tetap runner-up, ya bukan prestasi,” ucapnya.
Demikian deretan nama pengkritik Shin Tae-yong yang kini sukses membawa Timnas U-23 Indonesia menuju final di Piala AFF 2023.
Berita Terkait
-
4 Pemain Persib Bandung Dipanggil Shin Tae-yong untuk FIFA Matchday September 2023, Ada Nama Baru Nih
-
Media Vietnam Bahas Soal Lemparan Maut Robi Darwis di Piala AFF U-23 2023, Ketakutan jelang Lawan Timnas Indonesia U-23?
-
Jelang Final AFF U-23 2023 Lawan Timnas Indonesia, Vietnam Pusing karena 3 Hal Buruk?
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
3 Rekomendasi Makanan Pembuka Buka Puasa Agar Tubuh Tak Syok
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Dari Era 800-an, Ratusan Golok Dipamerkan di Bogor Menuju Warisan Dunia UNESCO
-
Polisi Bongkar Penyelundupan Ganja 15,5 Kg dari Jakarta Hingga Pamulang
-
Cukup Ganti Lantai, Rumah Langsung Terlihat Baru Jelang Ramadan dan Idulfitri
-
Kasus Pengoplosan Elpiji 3 Kilogram di Bangka Terungkap, Bagaimana Pengawasan Distribusinya?
-
Meriah! Warga Cipadung Sukaresmi Gelar Turnamen Bulutangkis Gendongan Unik
-
CEK FAKTA: Purbaya Laporkan Puan Terkait Korupsi Uang Ratusan Triliun, Benarkah?
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama