Alih-alih mengungkap kecewa berlebih, Shin Tae-yong mengajak pemanfaatan teknologi agar juru pengadil lapangan semakin fair.
Sebagai pelatih yang ikut bertanggung jawab terhadap kesehatan mental (mental health) anak-anak didiknya, Coach Shin Tae-yong tidak mau mereka berlarut-larut memikirkan hasil akhir Piala AFF U-23 2023 di Thailand sebagai runner up. Apalagi, dukungan penuh dari Ketua Umum PSSI Erick Thohir dan insan bola Indonesia sudah dinyatakan dalam bentuk apresiasi: tim kita telah memberikan yang terbaik.
Adapun dukungan dan pembelaan Shin Tae-yong sendiri terhadap para anggota Garuda Muda diberikan dalam bentuk unggahan di akun Instagram pribadinya, @shintaeyong7777 tentang VAR.
"Dalam laga AFF, para atlet kami mendapati begitu banyak masalah. Jika tidak bisa dilihat (wasit) tepat di depan mata, bisa saja terjadi karena kurangnya keterampilan, maupun kesalahan yang disengaja," demikian ulas Coach Shin Tae-yong.
Sebagai pendukung, dilampirkannya video insiden yang merugikan anak-anak didiknya. Yaitu saat penalti diberikan kepada Timnas Malaysia padahal Fergus Tierney melakukan diving, serta pemain Vietnam Nguyen Hong Phuc yang menyikut kepala Haykal Alhafiz.
Tidak hanya bukti kecurangan semata yang disisipkan Shin Tae-yong untuk melihat situasi AFF U-23 2023 di lapangan saat dipimpin wasit alias juru pengadil Hiroki Kasahara. Akan tetapi kritik membangun agar penyelenggaraan menjunjung nilai fairness di masa mendatang.
"Harapannya, VAR akan segera diperkenalkan untuk membantu perkembangan sepak bola AFF," demikian tulis Shin Tae-yong.
Apa itu VAR dalam dunia sepak bola?
Definisinya menurut IFAB, VAR atau Video Assistant Referee Protocol adalah Video Asisten Wasit (VAR) bagi pengadil pertandingan, yang memiliki akses independen terhadap rekaman pertandingan, mampu memberikan bantuan kepada wasit bila terjadi "kesalahan yang nyata dan jelas" atau "insiden serius yang terlewatkan" untuk mencari jawaban:
a. Gol/no goal
b. Penalti/no penalty.
Jadi, tanpa harus menyebutkan nama Hiroki Kasahara sang wasit terhormat, apalagi marah-marah dan menyumpah-nyumpah, ide atau saran soal VAR jauh lebih efektif. Sekaligus memberikan ilmu lebih dalam hal persepakbolaan bagi para penggemar dan masyarakat luas.
Pengabaian wasit Hiroki Kasahara terhadap Timnas Indonesia justru menunjukkan betapa mental anak-anak didik Shin Tae-yong dalam AFF U-23 2023 keren dan fisik terasah.
Buktinya emosi mereka tidak terpancing, dan publik (lewat tayangan ulang video) bisa menyaksikan kembali sikut melayang dan diving terjadi. Hal ini juga menjadi pelajaran bagi media-media asing yang menulis tentang Garuda Muda: tonton dahulu video insiden sebelum menyatakan pendapat dan tetap menjunjung tinggi fairness atau bersikap fair. Tidak memihak namun apa adanya.
Dengan kekuatan total di laga final Piala AFF U-23 2023 hanya 16 pemain, tim Garuda Muda memberikan yang terbaik. Mampu bermain 2 kali 45 menit, ditambah extra time, serta adu penalti. Dan tidak mengandalkan adu fisik, termasuk tackling dan diving. Oh ya, serta tanpa melibatkan siku tangan tentunya.
Dalam laga menarik final Piala AFF U-23 2023, Timnas Indonesia mengantongi skor 5-6 dari Timnas Vietnam, lewat adu penalti setelah bermain kacamata 0-0 selama 2 kali 45 menit ditambah extra time.
Berita Terkait
-
FIFA Resmi Cabut Sertifikasi Wasit yang Tangani Timnas Indonesia di AFF U-23 2023 dan PSSI Dukung Keputusan Ini?
-
Indonesia Keluar AFF setelah Coach Shin Tae-yong Bongkar Final Kontroversial U-23 Dibantu Frank Wormuth?
-
Ernando Ari Tak Berhasil Sarangkan Bola Penalti dan Dirangkul Pemain Vietnam, Erick Thohir Sebut Kiper Timnas Indonesia U-23 Ini Pahlawan
-
Erick Thohir Menyatakan Luar Biasa, Ia Minta Timnas Indonesia Liburan dan Dijawab dengan Perjuangan untuk AFF U-23 2023
-
Erick Thohir Bangga dan Terharu Simak Potensi Timnas Indonesia yang Mati-Matian Bela Negara di Final AFF U-23 2023
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Gagal Total di Real Madrid, Apakah Xabi Alonso Sosok yang Tepat untuk Chelsea?
-
Anggota DPR Sentil Prabowo: Orang Desa Bukan Hidup di Zaman Batu, Pasti Terasa Kalau Dolar Naik
-
Wayne Rooney Cedera Pergelangan Tangan usai Tepis Tendangan Jordan Pickford
-
Apa Penyebab Motor Pedro Acosta Lumpuh? Mesin Hidup tapi Hilang Tenaga dan Bikin Alex Marquez Crash
-
KPK Akan Periksa Muhadjir Effendy soal Mekanisme Pembagian Kuota Haji 2023-2024
-
5 Saham Ini Paling Banyak Dijual Investor Asing di Sesi I
-
Strategi BRI Jaga Profitabilitas di Tengah Suku Bunga Tinggi
-
Babak Baru Kasus Jeffrey Epstein: 10 Korban Baru di Prancis dan Keterlibatan Agensi Model
-
Sony Siapkan Headphone Premium: Pesaing AirPods Max, Harga Diprediksi Tembus Rp11 juta
-
Menjaga Nostalgia Hogwarts Tetap Hidup Lewat Indo Harry Potter