Berita salah tentang kondisi kesehatan wasit pengawal Indonesia-Vietnam di final Kejuaraan AFF U-23 2023.
Sebuah disinformasi kabar menyebutkan wasit pengawal pertandingan final AFF U-23 2023 antara Timnas Indonesia dengan Vietnam, yaitu Hiroki Kasahara telah tiada dan dibawa dengan ambulans. Musibah itu membuat keluarga wasit yang merugikan Timnas Indonesia ikut minta maaf.
Berita ini disebarkan melalui kanal YouTube atas nama akun Onlen News yang mengunggah video berjudul "DOA NETIZEN TERKABUL! Musibah Nimpa Wasit Hiroki Kasahara Yang Rugikan Timnas Di AFF U23 Atau Tidak".
Foto thumbnail adalah ambulans melaju, insert Hiroki Kasahara, dan lelaki Jepang mengenakan jas hitam membawa bingkai foto seseorang yang memegang bola.
Tulisan penyertanya "DOA NETIZEN TERKABUL Keluarga Wasit Yang Rugikan Timnas Kini Meminta Maaf!", dan "Maafkan Semua Kesalahannya!"
Benarkah berita yang diunggah dalam bentuk video ini?
CEK FAKTA
Berita tidak benar, salah, fake, hoax, serta mengada-ada.
PENJELASAN
Metro Suara.com mengadakan penelusuran dan hasilnya:
* Foto diragukan keabsahannya
- Gambar ambulans dan lelaki pembawa bingkai foto seseorang membawa bola tidak bisa dipastikan keasliannya. Sebagai catatan Hiroki Kasahara adalah wasit, bukan selebritis. Hanya karena ia tampil di Piala AFF U-23 2023 (sebagai wasit) bukan berarti foto-foto kehidupan pribadi serta kabar beritanya mudah didapat, tersiar di seluruh negeri bahkan luar negeri.
* Judul dan keterangan foto thumbnail yang sangat meninabobokan penonton dari realitas
- Tulisan berbunyi: "DOA NETIZEN TERKABUL! Musibah Nimpa Wasit Hiroki Kasahara Yang Rugikan Timnas Di AFF U23 Atau Tidak" (judul) "DOA NETIZEN TERKABUL Keluarga Wasit Yang Rugikan Timnas Kini Meminta Maaf!" (keterangan).
Kata "doa terkabul" di sini memberikan arti negatif dan sensitif yang diajarkan pembuat video: doa yang sejatinya jadi sarana kontemplasi dan permintaan atau permohonan dikabulkan untuk urusan tidak baik (gambar ambulans yang menggambarkan kondisi kesehatan dan tidak baik).
Kata "keluarga wasit" menjadi lucu, karena subjek yang dibicarakan bekerja secara profesional dan bekerja membawa nama pribadi. Permintaan maaf atas sesuatu yang dilakukan anggota keluarga bukan hanya berlebihan tetapi bukan budaya subjek yang dibicarakan. Dalam hal ini pembuat menggunakan sudut pandang dirinya dan sekitarnya saja. Termasuk kata "maafkan semua kesalahannya". Perlu dicek kembali apakah hal-hal semacam ini memiliki kesamaan antara budaya Jepang dengan Indonesia.
* Cek video
- Menit 0:03 saja sudah menunjukkan pembuat video "tidak setia" kepada judulnya sendiri. Judul dan keterangan thumbnail penuh sumpah serapah, mulai doa netizen terkabul, musibah, sampai keluarga wasit minta maaf. Namun di awal video sudah diberi tulisan "Selamat Jalan Kawan!" alias ucapan bela sungkawa. (lihat capture gambar di atas ini).
- Menit 0:14 narator dengan enteng mengatakan "Netizen mengatakan hukum karma berlaku ..." atau dengan kata lain pembuat video tidak mau bertanggungjawab memiliki berita asli, resmi, atau valid, akan tetapi mengatasnamakan netizen saja.
Dari sini sudah bisa diketahui bahwa tidak ada unsur valid dan kredibel dibagikan dari kontennya. Video berjudul "DOA NETIZEN TERKABUL! Musibah Nimpa Wasit Hiroki Kasahara Yang Rugikan Timnas Di AFF U23 Atau Tidak" memiliki konten yang menyesatkan atau misleading content.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Metro Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
Wasit Hiroki Kasahara Dinilai Bikin Huru-Hara, Lisensi Internasional AFF Baru Dikantongi di Masa Corona
-
Indonesia Batal Keluar dari AFF, Keanggotaan Vietnam Sudah Dibekukan karena Ketahuan Curang di Final U-23 2023?
-
Nguyen Hong Phuc yang Main Sikut di Final AFF U-23 2023 Ditamatkan Kariernya, Bikin Vietnam Syok Berat?
-
Wasit Minta Maaf Kepada Shin Tae-yong Setelah Dihujat FIFA, Auto Resign karena Terlanjur Malu Kejadian di Final AFF U-23 2023?
-
PSSI Bikin Tradisi Guard of Honour untuk Pemain Timnas Indonesia yang Pulang Berlaga Membela Nama Bangsa
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita
-
Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733
-
DPR Ragukan Status Pesantren Predator Seks di Pati: Itu Hanya Kedok!
-
Sempat Hilang Misterius, Akun IG Ahmad Dhani Ternyata Dibobol Sindikat Profesional
-
Once Mekel Boyong Slank hingga Musisi Lintas Generasi di Gema Kampus Surabaya
-
Lupakan Penat Kantor! Ini Cara Cerdas Self-Reward dengan Promo BRI
-
Hemat dan Berkualitas! 5 Rekomendasi Sepeda Harga Rp1 Jutaan Terbaik Mei 2026
-
5 Pilihan Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Praktis dan Nyaman Dipakai Sehari-hari
-
Erupsi Gunung Dukono: 3 Pendaki Masih Hilang, Tim SAR Berpacu dengan Waktu