Benarkah jam terbang belum banyak serta masa pandemi COVID-19 membuat cara pengamatan wasit final Piala AFF U-23 2023 ini berbeda?
Piala AFF U-23 2023 (17-28/8/2023) baru saja berlalu dan bagi para pencinta sepak bola Tanah Air berpotensi meninggalkan ganjalan cukup sensitif. Utamanya bila menengok ke belakang dan mendapati sosok wasit Hiroki Kasahara.
Selama Piala AFF U-23 2023, Hiroki Kasahara total memimpin empat pertandingan, mayoritas mengurusi Timnas Indonesia, dengan rekam jejak sebagai berikut:
* Timnas Indonesia vs Timnas Malaysia dalam fase pembuka Grup B, memberikan penalti kepada pemain Malaysia, Fergus Thierney.
* Timnas Indonesia vs Timnas Thailand dalam fase semifinal Piala AFF U-23 2023, berjalan aman dalam arti tidak ada pengamatannya menghasilkan keputusan kontroversial.
* Timnas Indonesia vs Timnas Vietnam dalam fase final Piala AFF U-23 2023, kumat lagi dengan bergeming saat kepala Haykal Alhafiz disikut Nguyen Hong Phuc. Buntutnya mengganjar Coach Shin Tae-yong kartu kuning karena melancarkan protes.
Memang belum ada kajian teknis membahas "keanehannya" mengawal Garuda Muda di AFF U-23 2023, akan tetapi ada beberapa penjelas yang bisa dijadikan wacana.
Di media sosial Twitter, akun bernama @SoccerRefereeJP menuliskan Hiroki Kasahara menjalani seleksi FIFA untuk menjadi wasit internasional pada 2020. Kemudian terjun sebagai wasit Piala AFF 2022. Dan sebelum itu, menjadi wasit untuk pertandingan dalam negeri di Jepang.
Sebagai latar belakang, dunia dilanda masa pandemi COVID-19 atau virus Corona mulai 2020. Di masa itu hingga sekira dua tahun, terjadi lockdown besar-besaran yang diterapkan semua negara.
Hubungan antarnegara dengan berbagai moda transportasi, utamanya udara dibatasi, dikurangi, bahkan diputuskan sama sekali untuk membatasi penularan. Apalagi persebaran melalui udara serta menyerang bagian saluran pernapasan.
Di Jepang sendiri, penyelenggaraan Olimpiade Tokyo 2020 mesti ditunda satu tahun sesudahnya. Digelar pada 2021, akan tetapi namanya tetap 2020 Tokyo Summer Olympics.
Di saat-saat ini pula, berbagai kejuaraan termasuk sepak bola dihentikan. Apa sebab, jenis olah raga permainan yang melibatkan jumlah pemain "kolosal" serta kontak fisik langsung bukan ide bagus untuk kunci penanganan COVID-19: physical distancing.
Nah, bisa dibayangkan aktivitas Hiroki Kasahara sebagai wasit terhenti sementara di saat itu. Meski sudah mengantongi lisensi internasional mulai 2020 kesempatannya mengasah instinc atau naluri memiliki keterbatasan dibandingkan kondisi dunia tanpa pandemi dan laga sepak bola bisa diselenggarakan lebih banyak lagi.
Mungkin juga wasit kelahiran Fukuoka, Jepang, 8 April 1989 itu belum sempat diterjunkan di ajang Olimpiade Tokyo yang sejatinya bisa mengasah pengalaman internasional Hiroki Kasahara sebagai wasit yang bertemu banyak pemain mancanegara.
Kemudian perlu digarisbawahi juga bahwa Hiroki Kasahara masuk sebagai wasit kejuaraan AFF baru dimulai setahun lalu, yaitu 2022.
Disimak dari laman penyelenggaraan AFF 2022, nama Hiroki Kasahara muncul di antara para Referee, untuk yang berkebangsaan Jepang, terdapat lima wasit, yaitu Yusuke Araki, Jumpei Iida, Ryuji Sato,Yudai Yamamoto, dan ia sendiri.
Hiroki Kasahara yang pernah menjadi fisioterapis ini meninggalkan catatan "aneh" dalam penampilannya di AFF U-23 2023, akan tetapi, beberapa rekannya yang terjun sebagai wasit AFF 2022 juga ada yang memiliki kinerja serupa. Yaitu Ryuji Sato yang memberikan penalti kepada Timnas Vietnam dalam laga AFF 2022 kontra Timnas Malaysia.
Sementara Jumpei Eida mencatat rekor dunia sebagai pengganjar kartu merah tercepat dalam pertandingan profesional. Terjadi pada 15 April 2009 atas Tomo Sugawara, penyerang tengah Tokyo Verdy baru 9 detik masuk lapangan saat melawan klub Sagan Tosu.
Jadi? Demikianlah sekilas tentang latar belakang wasit Hiroki Kasahara.
Berita Terkait
-
Trending di Vietnam, Park Hang-seo Mantan Pelatih Timnas Malahan Bela Indonesia Soal Final AFF U-23 2023?
-
Banyak Media Korea Murka karena Tindakan Wasit kepada Shin Tae-yong, Siap Geruduk FIFA Laporkan AFF U-23 2023?
-
Nguyen Hong Phuc yang Main Sikut di Final AFF U-23 2023 Ditamatkan Kariernya, Bikin Vietnam Syok Berat?
-
Wasit Minta Maaf Kepada Shin Tae-yong Setelah Dihujat FIFA, Auto Resign karena Terlanjur Malu Kejadian di Final AFF U-23 2023?
-
PSSI Bikin Tradisi Guard of Honour untuk Pemain Timnas Indonesia yang Pulang Berlaga Membela Nama Bangsa
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien