/
Rabu, 06 September 2023 | 11:15 WIB
Timnas Vietnam U-23. ([doc. web SEA Games])

Timnas Vietnam dikabarkan telah dikeluarkan dari kualifikasi Piala Asia U-23 2024 karena melakukan hal bodoh. Keputusan sanksi diskualifikasi tersebut dikeluarkan oleh AFC.

Tetapi setelah ditelusuri dan dilakukan cek fakta, kabar yang menyebutkan Timnas Vietnam dikeluarkan dari kualifikasi Piala Asia U-23 adalah disinformasi atau berita palsu. 

Kabar hoaks itu disebarkan oleh kanal YouTube HBS TIMNAS yang memposting video berjudul "AFC DISKUALIFIKASI VIETNAM !! Dari Kualifikasi Piala Asia U-23 Karna Hal BODOH Ini Jadi Tuntutanku".

Video berdurasi 6 menit 52 detik itu hingga kini telah ditonton sebanyak lebih dari 26.000 penayangan. Lantas, bagaimana penjelasan dari klaim di atas?

Benarkah Vietnam diskualifikasi dari kualifikasi Piala Asia U-23. (sumber: [YouTube/HBS Timnas])

PENJELASAN:

Video itu berisi dugaan kecurangan yang terjadi dalam pertandingan Piala AFF U-23 sebelumnya saat melawan Timnas Indonesia.

Pengunggah video kemudian menampilkan cuplikan video ketika Presiden AFC, Salman bin Ibrahim Al Khalifa menjawab pertanyaan mengenai dugaan tersebut. 

Ia menyatakan bahwa diperlukan bukti-bukti kuat dan menegaskan bahwa AFC adalah pihak yang berkomitmen pada integritas sepak bola. 

Namun hingga akhir video, tak ada bukti yang menunjukkan bahwa Vietnam telah diskualifikasi dari kualifikasi Piala Asia U-23. Dengan kata lain, isi video berbeda dan disimpulkan bahwa kabar yang menyebut Vietnam didiskualifikasi dari kualifikasi Piala Asia U-23 adalah tidak benar.

Baca Juga: Dikira Kasih Uang, 'Salam Tempel' Gibran Rakabuming ke Bupati Kendal Bikin Ngakak

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.

Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More