/
Rabu, 06 September 2023 | 16:06 WIB
Presiden AFC, Sheik Salman bin Ebrahim Al Khalifa ([Reuters via Suara.com].)

Apakah benar penggemar sepak bola Vietnam tidak terima AFC memberikan sanksi diskualifikasi timnas mereka dari Piala Asia U-23 2024?

Beredar disinformasi berita yang menyatakan fans Vietnam tidak terima fansnya didiskualifikasi The Asian Football Confederation (AFC) sehingga tidak bisa berlaga di Kualifikasi Piala Asia U-23 2024. Situasi ini menimbulkan kericuhan dan situasi Presiden AFC, Sheikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa dalam bahaya.

Metro Suara.com melakukan penelusuran dan di kanal YouTube ditemukan akun bernama TIMNAS UPDATE telah mengunggah sebuah video berjudul "MAKIN MEMANAS !! Fans Vietnam Tak Terima TIMNAS-Nya Di Disqualifikasi Dari kualifikasi Piala Asia".

Foto thumbnail adalah Presiden AFC, Sheikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa di sebelah kiri, sebelah kanan suasana fans bola mengenakan kaus tematis bendera negara itu serta ikat kepala merah.

Narasi yang dituliskan di foto thumbnail adalah "Makin Bergejolak Ricuh Presiden AFC Dalam Bahaya Usai Umumkan Disqualifikasi Vietnam Dari Piala Asia U23 2024".

Benarkah informasi yang dibagikan dari video dengan topik Presiden AFC dalam bahaya setelah mengumumkan diskualifikasi Vietnam di Kualifikasi Piala Asia U-23 2024?

Video salah (X) yang menyatakan Presiden AFC dalam bahaya karena umumkan diskualifikasi Vietnam (sumber: [screenshoot YouTube].)


CEK FAKTA

Tidak benar kondisi Sheikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa, Presiden AFC dalam bahaya. Pasalnya tidak ada diskualifikasi untuk Vietnam dalam keikutsertaannya di Kualifikasi Piala Asia U-23 2024.

Dari pengamatan Metro Suara.com, di menit 0:18 video menayangkan Presiden AFC tengah menjawab pertanyaan soal sepak bola Bahrain. Sementara menit 0:50 dengan cara lihai, narator membacakan secara cepat, diskualifikasi kontroversial.

Dari dua bukti tayangan video per detik ini bisa disimpulkan video berjudul "MAKIN MEMANAS !! Fans Vietnam Tak Terima TIMNAS-Nya Di Disqualifikasi Dari kualifikasi Piala Asia" memiliki konten yang menyesatkan atau misleading content.
 

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Metro Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).

Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Baca Juga: AFF Dipermalukan Media Eropa karena PSSI Resmi Membawa Masuk Timnas Indonesia ke EAFF?

Load More