Kinerja gemilang dari Uston Nawawi yang membawa Persebaya Surabaya tampil tanpa pernah kalah di lima pertandingan terakhir Liga 1 membuatnya kini dipertimbangkan menjadi pelatih kepala tim Bajul Ijo.
Uston Nawawi sebelumnya diangkat menjadi pelatih sementara Persebaya setelah Aji Santoso dipecat pada 4 Agustus lalu.
Sayangnya Uston Nawawi belum bisa menjadi pelatih Persebaya karena terganjal lisensi. Liga 1 mensyaratkan pelatih klub harus mengantongi lisensi AFC Pro. Uston saat ini hanya memiliki lisensi AFC A.
Manager Persebaya Yahya Alkatiri mengatakan pihaknya sudah menyurati PSSI dan PT LIB sebagai operator Liga 1, agar diberi dispensasi sehingga Uston bisa menjadi pelatih kepala Persebaya.
“Kami rencananya akan mempermanenkan status coach Uston sebagai head coach,” ucap Yahya, seperti dilansir dari Berita Jatim, salah satu media jejaring Suara.com.
Status Uston Nawawi sebagai pelatih sementara Persebaya sudah habis di laga melawan Madura United pada 17 September mendatang. Jika Persebaya belum mengumumkan pelatih baru, maka klub terancam denda sebesar Rp 100 juta.
“Nunggu jawaban PSSI jadi tunggu saja pengumuman dari official seperti apa untuk pelatih,” ucap Yahya lebih lanjut.
Yahya mengatakan pihaknya sungguh-sungguh ingin Uston menjadi pelatih Persebaya, sehingga ia menepis kemungkinan untuk mendatangkan pelatih asing.
“Kalau bisa itu (Uston Nawawi, red), tidak perlu (pelatih asing),” tegasnya.
Baca Juga: Bobol Gawang Persija, David da Silva Beri Kode Terbaru Ingin Balik ke Persebaya
Lebih lanjut Yahya menerangkan bahwa Uston Nawawi sebenarnya sedang menempuh kursus lisensi AFC Pro. Tetapi karena jadwal dari PSSI yang kurang jelas, lisensi yang harusnya diperoleh pada Juli lalu belum juga keluar hingga kini.
Ia mengatakan dari 6 modul yang harus dipelajari, Uston sudah menyelesaikan 5 di antaranya. Modul terakhir seharusnya diselesaikan pada Juli lalu, tetapi penyelenggaraannya ditunda oleh PSSI.
"Modul 6 itu seharusnya bulan Juli, tapi diundur dan hingga saat ini belum ada kabar," sesal Yahya.
"Bagian lisensi PSSI harus komit. Kalau mereka yang salah kenapa yang jadi korban akhirnya pelatih-pelatih lokal?" tambah dia.
Selama ditangani Uston Nawawi, Persebaya meraih empat kali kemenangan dan satu kali hasil seri. Kini Persebaya naik ke urutan 6 klasemen Liga 1 dengan poin 18 dari 11 pertandingan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Sapi Ngamuk Lari 5 KM dari Nagreg ke Garut, Pemudik Motor Tumbang Diseruduk
-
Empat Anggota BAIS Tersangka Penyiraman Air Keras, Komisi I DPR Layangkan Teguran Keras
-
Khutbah Idul Fitri 2026 Singkat, Menyentuh Hati, dan Relate dengan Generasi Sekarang
-
Bagi Saya Zakat Bukan Sekadar Ibadah, Tapi Solusi Sosial yang Butuh Dikelola Profesional
-
5 Cara Mengatur Stok Makanan di Kulkas Sebelum Ditinggal Mudik agar Tidak Busuk
-
Dilema Gudang vs Lebaran: Mengapa Kita Terobsesi Bersih-Bersih Total?
-
Sony WF-1000XM6: TWS Bentuk Kacang dengan ANC Paling Nyaman
-
25 Kata-Kata Bijak Perjuangan Perantau Pulang Mudik Demi Keluarga
-
Kantor Bapenda Gembok Pintu Selama Lebaran, Bayar PBB Ciamis Kini Segampang Checkout Online
-
Klarifikasi Lengkap Cindy Rizky Aprilia Soal Tudingan Jadi Simpanan Suami Maissy