Eks pemeran utama di Ikatan Cinta, Arya Saloka dan Amanda Manopo dikabarkan camping berdua di Kawah Wurung, Jawa Timur. Disebutkan bahwa Arya Saloka ingin quality time berduaan dengan Amanda Manopo di dalam tenda.
Tetapi setelah ditelusuri lebih lanjut dan melakukan cek fakta, informasi tersebut merupakan disinformasi yang menyeret nama Arya Saloka dan Amanda Manopo.
Kabar hoaks itu disebarkan oleh kanal YouTube OFFI CHANNEL yang mengunggah video berdurasi 8 menit 17 detik dengan judul " Camping dikawah wurung... Arya sipaling pengen quality time di dalam tenda sama ayang".
Pada thumbnail, terdapat narasi serupa dan dilengkapi dengan potret Arya Saloka dan Amanda Manopo sedang berada di dalam tenda dan latar belakang pemandangan alam.
Hingga kini, video itu telah ditonton sebanyak lebih dari 2.200 penayangan. Lantas, bagaimana penjelasan atas klaim tersebut?
PENJELASAN:
Setelah menonton video tersebut, tidak ditemukan penjelasan dari sumber kredibel ataupun bukti valid yang mampu menunjukkan bahwa Arya Saloka dan Amanda Manopo berkemah di Kawah Wurung.
Faktanya, keduanya tidak berkemah berduaan ataupun melakukan quality time di dalam tenda, sebagaimana yang diklaim pada judul unggahan.
Sebagaimana yang diketahui, keduanya kerap dikaitkan oleh para penggemar dan berharap keduanya bersatu karena dinilai cocok setelah memerankan tokoh Aldebaran dan Andin di Ikatan Cinta.
Baca Juga: Jadwal dan Link Nonton Geek vs Evos dan Onic Lawan Dewa United di MPL ID Season 12
Namun, Arya Saloka sendiri telah menikah dengan Putri Anne, walaupun pernikahan mereka juga tengah diterpa isu tak sedap. Meski begitu, baik Arya Saloka, Putri Anne, dan Amanda Manopo tidak pernah buka suara dan memberikan klarifikasi atas isu yang beredar.
Artinya, klaim yang menyebut bahwa Arya Saloka dan Amanda Manopo berkemah di Kawah Wurung adalah berita palsu.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati