Ganjar Pranowo dicecar dengan banyak pertanyaan selama mengisi kuliah kebangsaan di FISIP Universitas Indonesia. Salah satunya adalah perkara perannya sebagai petugas partai ketika menjabat nanti.
"Anda tidak perlu takut petugas partai atau tidak. Saya kader partai, tapi Presiden bukan, Gubernur bukan. Itulah melayani. Jadi kita bisa membedakan, ketika kita sudah berada di jabatan apa yang butuh kita lakukan," tegas Ganjar, dikutip pada Selasa (19/9/2023).
Bahkan Ganjar kemudian mengklaim dirinya tidak pernah memprioritaskan PDI Perjuangan selama 10 tahun menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah.
"Maka kalau Anda riset apa yang saya lakukan, adakah kemudian saya hanya berpihak pada partai saya? Mungkin nyaris Anda tidak akan menemukan itu," ungkap Ganjar.
Namun pernyataan ini kemudian dikuliti oleh publik, apalagi karena Ganjar pernah memamerkan proyek pemugaran rumah untuk kader-kader PDIP ketika masih menjabat sebagai Gubernur Jateng.
Hal ini dilihat dari postingan Ganjar tanggal 30 Desember 2022. Tampak Ganjar sempat membuat proyek pemugaran 50 rumah kader PDIP dalam rangka menjelang hari jadi partai.
"Menjelang Ultah @PDI_Perjuangan ke 50 saya berencana memugar 50 rumah kader yang kondisinya belum layak," ujar Ganjar di unggahan Twitter-nya.
"Rumah Pak Sumarwan ini jadi yang pertama. Beliau Ketua Ranting PDI Perjuangan Desa Kapencar, Kertek, Wonosobo," sambungnya.
Namun yang menjadi sorotan, rehabilitasi rumah-rumah kader PDIP tersebut diduga dilakukan dengan dana Baznas. Tentu saja hal ini menyalahi pernyataan Ganjar soal dirinya tidak pernah memprioritaskan urusan partainya selama menjabat.
Baca Juga: Blak-blakan Soal TKA China, Pernyataan Ganjar Tuai Pro Kontra: Remehin Anak Bangsa Sendiri
Di sisi lain, postingan Ganjar tersebut sudah dihapus karena seketika menimbulkan pro dan kontra. Namun saat itu sudah banyak akun Twitter yang membagikan ulang unggahan Ganjar, apalagi karena Baznas merupakan lembaga zakat nasional yang seharusnya digunakan untuk kepentingan negara alih-alih partai.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Ulasan Dan Bandung: Adaptasi Novel Pidi Baiq yang Sukses Menguras Air Mata
-
Botok Aktivis Pati Balas Bamus Betawi: Urusan Kami dengan Pejabat Ruwet, Bukan Warga Jakarta
-
Terjaring OTT KPK, Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq Punya Tanah dan Bangunan Rp2,5 Miliar!
-
Mekaar InspirAksi, Kolaborasi Nasabah dan Karyawan PNM Perluas Dampak Pemberdayaan
-
Sering Dianggap Sama, Ini 5 Perbedaan Freckles Alami vs Sunspots Flek Penuaan
-
Sindir Pramono? Maruarar Tanya Lokasi Rumah Kumuh di Jakarta, Mau Diperbaiki Prabowo
-
Bikin Skill Jadi Cuan: 5 Side Hustle yang Cocok untuk Mahasiswa dan Pekerja Muda
-
KPK Panggil Stafsus Menhut Andi Saiful Haq, Usut Misteri Amplop Bupati Kuansing
-
Serum Dulu atau Moisturizer? Biar Nggak Sia-sia, Ini Urutan Skincare yang Benar!
-
Be Wise: Bagaimana Membaca Menjadi Aplikator Sosial untuk Membaca Karakter Manusia