Isu koalisi dua poros kembali berembus ketika kubu Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto tak kunjung mengumumkan cawapres mereka.
Kondisi tersebut memunculkan isu soal bergabungnya Ganjar dan Prabowo dalam satu koalisi. Anies tak dimasukan dalam isu tersebut karena sudah resmi memilih Muhaimin Iskandar.
Ketua DPP PDIP Eriko Sotarduga menyebut bahwa memang masih ada kemungkinan munculnya politik dua poros.
"Saya rasa kira kita semua sepakat bahwa politic is the art of possibility, di dalam dunia politik tidak ada yang tidak mungkin. Yang ada kemungkinannya kecil, sedang, atau besar," ujar Eriko seperti yang dikutip dari kanal YouTube Metro TV.
"Awal september saya sampaikan bukan berarti bisa empat poros tapi kemungkinan kecil, selain tiga poros besar kecilnya ya dua poros. Kenapa? bahwa apa saja bisa terjadi karena apa pun juga setiap partai ingin menang, ini yang harus dihitung," imbuhnya.
Lebih lanjut Eriko menyatakan bahwa hingga dia diwawancara, belum ada partai yang pasti menang. Hal ini membuat partai banyak memperhatikan faktor-faktor pendukung dua poros.
Soal partainya, Eriko juga menyebutkan bahwa bagi PDIP mau dua atau tiga poros yang penting terbaik untuk rakyat.
"Loh kalau di kami apa yang terbaik untuk rakyat apa yang terbaik untuk kami. Kami jujur saja kami sudah ada capres, kami udah punya kalau yang lain mau masuk bersama-sama yan silahkan. Ya kalau mau ada gabungan Mas Ganjar jadi capres yang datang jadi cawapres," kata Eriko.
Erko juga menyebutkan bahwa kemungkinan kecil untuk partainya bergabung dengan Anies Baswedan yang mengusung perubahan. Berbeda dengan pengusung Prabowo yang sama-sama ingin melanjutkan kerja-kerja Presiden Joko Widodo.
Baca Juga: Diprediksi Lolos ke Babak 16 Besar Asian Games 2022, Pelatih Indra Sjafri Malah Bilang Begini
"Kalau bisa diselesaikan dalam pertemuan, terus Mas Ganjar capres dan cawapres Pak Prabowo ya why not? Tinggal disampaikan ke ketua umum ya itu mungkin sekali," ungkap Eriko.
"Tapi kembali ke masing-masing partai dan poros," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya
-
Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Kenduri Kurban di Pidie Jaya, Tradisi yang Sembuhkan Duka Penyintas Banjir
-
Cushion Sudah Mahal tapi Tetap Abu-Abu? Mungkin Undertone Anda Salah
-
7 Sepatu Lari Daily Trainer Paling Awet: Tetap Nyaman Meski Sudah Menempuh Ribuan Kilometer
-
Catat! Laga Timnas Putri Indonesia vs Singapura Digelar Tanpa Penonton di Arcamanik
-
Dulu Rusak Akibat PETI, Sungai di Tebo Kini Jadi Tempat Anak Muda Menanam Kehidupan
-
Bandung Terancam Jadi Lautan Sampah Pasca Libur Panjang
-
Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo