Komunitas-komunitas pendukung Persib Bandung mengancam akan menyerbu dan menonton pertandingan Persib di stadion dengan caranya sendiri jika manajemen klub enggan berdialog.
Disampaikan lewat akun Twitter Viking Persib Club pada Jumat (22/9/2023), komunitas Bobotoh memberi waktu hingga 1 November untuk manajemen Persib membuka ruang dialog.
"Karena kondisi ini sudah semakin berlarut dan berdampak pada semangat pemain, maka kami memutuskan untuk memberikan deadline sampai putaran pertama kompetisi selesai (1 November 2023) kepada Manajemen untuk segera bertemu dan berdialog dengan seluruh komunitas Bobotoh," tulis Viking Persib Club.
Akun yang mengeklaim mewakili Bobotoh itu mengatakan pihaknya berharap Manajemen Persib membuka dialog hingga bisa bersama-sama mengawal Persib meraih juara pada musim ini.
Jika Manajemen Persib mengacuhkan tuntutan Bobotoh, maka para suporter akan mengambil langkah sepihak untuk datang menonton ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api, kandang Persib.
"Kami seluruh Komunitas Bobotoh yang selama ini memperjuangkan suara-suara grassroot memutuskan akan datang ke stadion pada putaran ke dua nanti demi kepentingan Persib, namun dengan jalan dan cara sendiri seperti yang diinginkan manajemen," ancam akun tersebut.
Sebelumnya diwartakan bahwa pertandingan kandang Persib di sepanjang putaran pertama Liga 1 sepi penonton. Hal ini terjadi akibat perselisihan antara manajemen dengan Bobotoh, termasuk dalam soal pembelian tiket.
Komunitas Bobotoh menuntut agar mereka diprioritaskan dalam pembelian tiket pertandingan kandang Persib. Mereka merasa dipersulit dengan sistem pembelian tiket Persib yang baru.
Manajemen Persib sendiri pada musim ini membuka pembelian tiket kandang hanya lewat aplikasi Persib. Cara itu diyakini bisa mengurangi kerugian akibat kebocoran tiket lewat penjualan manual.
Baca Juga: Relawan Ganjar Pranowo Minta Maaf ke Persib
Ultimatum dan ancaman Viking itu sendiri belum ditanggapi oleh Manajemen Persib.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam
-
Demi Selamatkan Hukum, Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Prabowo
-
Aisyah Aqilah 'Siksa' Emosi demi Sajen Satu Suro: Lebih Melelahkan dari Teror Horor