/
Sabtu, 23 September 2023 | 12:11 WIB
Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto. (Biro Pers Sekretariat Presiden-Laily Rachev)

Belakangan ini muncul isu pembentukan koalisi besar antara dua bacapres, yakni Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.

Isu ini rupanya juga sudah sampai ke telinga Ganjar dan kini mendapat jawaban dari sang bacapres PDI Perjuangan ketika podcast bersama Merry Riana.

"Sebelum pendaftaran di KPU masih akan terjadi," ucap Ganjar menegaskan soal dinamika politik yang sangat cair, dikutip pada Sabtu (23/9/2023).

Namun ditekankan Ganjar, semua kemungkinan "perjodohan" ini bukan hanya terkait dirinya dan Prabowo melainkan juga dengan nama-nama lain seperti Mahfud MD hingga Sandiaga Uno.

Hanya saja terkhusus soal dirinya dan Prabowo, Ganjar menekankan bahwa PDIP telah mengamanahkan posisi bacapres itu kepadanya. Dengan kata lain, siapapun nama yang disodorkan sebagai tandemnya pasti dijadikan bacawapres.

"Kalau tokohnya bisa dengan siapapun ya, tapi kalau dari kami PDI Perjuangan, PPP, Perindo, Hanura itu sudah pasti, capresnya namanya Ganjar, scheme itu tidak berubah," jelas Ganjar.

"Dari sisi siapa pengusung, jumlah suaranya cukup atau tidak, itu menjadi misi partai-partai yang sudah bulat. Kalau itu tidak bisa ditawar," tegasnya menambahkan.

Meski begitu, Ganjar menolak ketika diminta untuk menjabarkan kelebihan-kelebihannya sehingga layak dipilih sebagai RI 1.

"Terlalu narsis kalau saya menampilkan, biarlah publik yang melihat," ujar Ganjar lalu menambahkan bahwa sebaiknya masyarakat melihat dari rekam jejak.

Baca Juga: BREAKING NEWS: Ganjar Akui Sangat Mungkin Dipasangkan dengan Prabowo

"Saya hanya bisa menyampaikan apa yang menjadi pengalaman saya, apa yang saya kerjakan, ada yang disukai dan ada yang tidak disukai. Tapi orang harus bisa menilai, orang harus bisa melihat data fakta untuk bisa menyampaikan," terang Ganjar.

"Anda setuju Anda ikut saya, Anda nggak setuju Anda nggak mungkin ikut saya, Anda ragu-ragu silakan baca, saya punya buku silakan dibaca," tandasnya.

Load More