Bisnis / Properti
Jum'at, 06 Februari 2026 | 16:56 WIB
Penyerahan Hunian Sementara ke Warga Aceh Terdampak Banjir. [Dok Jamkrindo].
Baca 10 detik
  • PT Jamkrindo menyalurkan 21 unit hunian sementara bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh pada Rabu, 4 Februari 2026.
  • Penyaluran bantuan ini adalah bagian dari program TJSL Jamkrindo yang berkelanjutan dengan dukungan IFG dan UPZ.
  • Bantuan ini bertujuan mempercepat pemulihan aktivitas warga pascabencana sekaligus memperkuat budaya kepedulian sosial perusahaan.

Suara.com - Upaya pemulihan masyarakat terdampak bencana di Aceh terus berjalan. PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) menyalurkan 21 unit hunian sementara bagi warga terdampak .

Penyaluran ini, sebagai langkah awal membantu masyarakat bangkit dan kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih layak dan aman.

Bantuan hunian sementara tersebut disalurkan pada Rabu, 4 Februari 2026, dan merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Jamkrindo yang berkelanjutan. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Pemimpin Cabang Jamkrindo Medan, Irwan Prasetya.

Plt Direktur Utama Jamkrindo, Abdul Bari mengatakan, penyaluran hunian sementara ini merupakan wujud nyata kehadiran Jamkrindo dalam mendampingi masyarakat, tidak hanya pada masa tanggap darurat, tetapi juga dalam fase pemulihan pascabencana.

Rumah Hunian Danantara (Huntara) di Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, yang dibangun Danantara. [Dok. Suara.com/ Saptra S]

"Jamkrindo berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat terdampak bencana, termasuk melalui penyediaan hunian sementara yang layak. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan rasa aman, membantu masyarakat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari, serta mempercepat proses pemulihan di Aceh," ujar Abdul Bari, seperti dikutip, Jumat (6/2/2026).

Dalam program ini, Jamkrindo berkolaborasi dengan Indonesia Financial Group (IFG) serta Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sebagai bentuk sinergi untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Abdul Bari menambahkan, bantuan hunian sementara ini juga mencerminkan semangat gotong royong yang terus dijaga di lingkungan Jamkrindo, sekaligus memperkuat kolaborasi antara perusahaan, holding, dan kontribusi karyawan.

"Bantuan ini merupakan hasil sinergi antara Jamkrindo, IFG, serta partisipasi karyawan melalui UPZ. Kolaborasi ini menjadi kekuatan penting agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan memberi dampak yang berkelanjutan," tambahnya.

Selain dukungan hunian, Jamkrindo juga melibatkan partisipasi aktif karyawan dalam program sosial melalui UPZ. Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari budaya kepedulian sosial perusahaan yang terus diperkuat.

Baca Juga: Bos Danantara Anggap Turunnya Peringkat Moody's Bukan Ancaman, Tapi Pengingat

Sebelumnya, Jamkrindo telah menyalurkan bantuan tahap awal berupa paket sembako dan dukungan logistik kepada masyarakat terdampak bencana di sejumlah wilayah, termasuk Aceh, Padang, dan Medan.

Perusahaan juga memberikan dukungan pada sektor pendidikan melalui penyaluran bantuan pendidikan dan alat-alat sekolah kepada empat sekolah di Padang, guna menjaga keberlangsungan proses belajar-mengajar pascabencana.

Ke depan, Jamkrindo menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat melalui berbagai program sosial yang berfokus pada pemulihan dan peningkatan kesejahteraan, khususnya di wilayah Sumatera

Load More