- PT Jamkrindo menyalurkan 21 unit hunian sementara bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh pada Rabu, 4 Februari 2026.
- Penyaluran bantuan ini adalah bagian dari program TJSL Jamkrindo yang berkelanjutan dengan dukungan IFG dan UPZ.
- Bantuan ini bertujuan mempercepat pemulihan aktivitas warga pascabencana sekaligus memperkuat budaya kepedulian sosial perusahaan.
Suara.com - Upaya pemulihan masyarakat terdampak bencana di Aceh terus berjalan. PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) menyalurkan 21 unit hunian sementara bagi warga terdampak .
Penyaluran ini, sebagai langkah awal membantu masyarakat bangkit dan kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih layak dan aman.
Bantuan hunian sementara tersebut disalurkan pada Rabu, 4 Februari 2026, dan merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Jamkrindo yang berkelanjutan. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Pemimpin Cabang Jamkrindo Medan, Irwan Prasetya.
Plt Direktur Utama Jamkrindo, Abdul Bari mengatakan, penyaluran hunian sementara ini merupakan wujud nyata kehadiran Jamkrindo dalam mendampingi masyarakat, tidak hanya pada masa tanggap darurat, tetapi juga dalam fase pemulihan pascabencana.
"Jamkrindo berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat terdampak bencana, termasuk melalui penyediaan hunian sementara yang layak. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan rasa aman, membantu masyarakat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari, serta mempercepat proses pemulihan di Aceh," ujar Abdul Bari, seperti dikutip, Jumat (6/2/2026).
Dalam program ini, Jamkrindo berkolaborasi dengan Indonesia Financial Group (IFG) serta Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sebagai bentuk sinergi untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Abdul Bari menambahkan, bantuan hunian sementara ini juga mencerminkan semangat gotong royong yang terus dijaga di lingkungan Jamkrindo, sekaligus memperkuat kolaborasi antara perusahaan, holding, dan kontribusi karyawan.
"Bantuan ini merupakan hasil sinergi antara Jamkrindo, IFG, serta partisipasi karyawan melalui UPZ. Kolaborasi ini menjadi kekuatan penting agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan memberi dampak yang berkelanjutan," tambahnya.
Selain dukungan hunian, Jamkrindo juga melibatkan partisipasi aktif karyawan dalam program sosial melalui UPZ. Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari budaya kepedulian sosial perusahaan yang terus diperkuat.
Baca Juga: Bos Danantara Anggap Turunnya Peringkat Moody's Bukan Ancaman, Tapi Pengingat
Sebelumnya, Jamkrindo telah menyalurkan bantuan tahap awal berupa paket sembako dan dukungan logistik kepada masyarakat terdampak bencana di sejumlah wilayah, termasuk Aceh, Padang, dan Medan.
Perusahaan juga memberikan dukungan pada sektor pendidikan melalui penyaluran bantuan pendidikan dan alat-alat sekolah kepada empat sekolah di Padang, guna menjaga keberlangsungan proses belajar-mengajar pascabencana.
Ke depan, Jamkrindo menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat melalui berbagai program sosial yang berfokus pada pemulihan dan peningkatan kesejahteraan, khususnya di wilayah Sumatera
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
Terkini
-
IHSG Ditutup Tersungkur 2,08 Persen, 673 Saham Merosot
-
Bye-bye Impor! SPBU Swasta Mulai Antre Borong Solar Pertamina
-
Heboh 'Whip Pink' Makan Korban, Mendag Budi Turun Tangan
-
Rupiah Kian Loyo di Rp16.876, Imbas Sentimen Domestik dan Downgrade Moodys
-
Purbaya Bocorkan Tugas Juda Agung, Wamenkeu Baru Pengganti Ponakan Prabowo
-
Pemerintah Catat Belanja Nasional Capai Rp 393,78 T Sepanjang 2025
-
Purbaya Klaim Indonesia Masih Mampu Bayar Utang Meski Rating Moody's Negatif
-
Pemerintah Rem Produksi Batu Bara, DMO Dipastikan Naik Kisaran 30%
-
LPEM UI 'Senggol' Kualitas Ekonomi RI 2025: Tumbuh Kencang tapi Rapuh!
-
Program Magang Khusus AI dan B2B Solutions dari Telkom untuk Mahasiswa