Kalimat kontemplatif dari Coach Timur Kapadze, hasilnya Timnas Uzbekistan malah ngebut bisa menjejalkan dua gol sekaligus ke Indonesia.
Kata penyair kenamaan asal Lebanon, Gibran Kahlil Gibran, "Hanya bila diburu akan menjadi pesat langkahmu". Senada dituturkan Coach Timur Kapadze, pelatih Timnas Uzbekistan dalam konferensi pers setelah anak-anak asuhnya menumbangkan Timnas Indonesia di Stadion Shangcheng Sports Centre, Hangzhou, Tiongkok (28/9/2023).
Timur Kapadze menyatakan bahwa Timnas Uzbekistan menghindari terjadinya adu penalti dalam laga sistem gugur 16 besar Asian Games 2022 cabor sepak bola putra. Sehingga mau tidak mau, tekad mereka maju dan serang. Harus cepat dan brilliant sebelum ada kejadian harus mengudak lawan lewat adu penalti.
Pasalnya, bila mesti adu penalti, siapa yang menjamin para pemain Uzbekistan ini sanggup membobolkan gawang di bawah penguasaan kiper Ernando Ari Sutaryadi?
Itu sebabnya Timnas Uzbekistan bergerak taktis, sat-set gercep untuk bisa menyarangkan poin ke gawang lawan, sebelum deadline kedudukan tetap sama selesai babak kedua. Itu pun baru berhasil di saat extra time, saat bola yang digiring Sherzod Esanov merobek jala Ernando Ari Sutaryadi.
Dikutip dari kanal Bola Suara.com, meski Indonesia menderita 0-2 dari Uzbekistan, media Vietnam, Bogda Plus memberikan aplaus kepada Ramadhan Sananta dan kawan-kawan.
"Timnas Uzbekistan U-24 dipandang sebagai tim yang lebih kuat, sehingga Timnas Indonesia U-24 harus berlaga dengan pertahanan tangguh. Selama 90 menit, Uzbekistan menciptakan posisi dominan sepenuhnya. Beragam rencana penyerangan dari lini tengah hingga pinggir dikerahkan tim ini," demikian ulasan media itu.
"Namun harus diakui, kiper Indonesia bermain sangat bagus selama 90 menit. Refleks Ernando Ari yang cepat, penilaian akurat, membantu Indonesia berdiri kokoh melawan serangan badai," bunyi lanjutan uraian ini.
Bersama kekalahan Timnas Indonesia dari Uzbekistan, maka skuad Garuda Muda mesti angkat kaki dari salah satu laga paling bergengsi dalam Asian Games 2022. Kita ditakuti dan tidak dipandang remeh oleh tim Sherzod Esanov dan kawan-kawan sehingga mereka sat-set melesat duluan sebelum kebobolan maupun adu penalti.
Dobroe spasibo!
Berita Terkait
-
Sherzod Esanov Disebut-sebut Mirip Elkan Baggott, Ini Head-to-Head Dua Pemain Timnas Rp 3 M vs Rp 4 M
-
Sepak Bola Permainan Kolektif, Coach Indra Sjafri Sebut Ada Error Saat Timnas Indonesia vs Uzbekistan di Asian Games 2022: di Mana atau Siapa?
-
Kandaskan Mimpi Timnas Indonesia di Asian Games 2022 dengan Brace, Ini Profil dan Biodata Sherzod Esanov Pemilik Banderol Rp 3 M
-
Sambut Piala Asia 2023 Timnas Indonesia Didukung Pemain Naturalisasi Rp 13 M, Irak Tak Mau Kalah Sodorkan Nama Banderol Rp 17 M Ini
-
Bawa JDT Juara Liga Super Malaysia 2023, Jordi Amat Diusulkan Jadi Kapten Timnas Indonesia!
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA