Warganet sendiri sempat memberikan alternatif nama lain yang dianggap lebih cocok menjadi duta petani milenial, misalnya Melody eks JKT48. Apalagi karena Melody Laksani berpengalaman menjadi Duta Besar Pertanian dan Pangan, Persahabatan antara Jepang-ASEAN.
5. Pakai Nama Jan Ethes untuk Varietas Anggur
Tak lama setelah dilantik pada tahun 2019 lalu, Syahrul ternyata sempat disorot publik karena menggunakan nama cucu pertama Presiden Joko Widodo untuk dijadikan nama varietas anggur baru, yakni Jan Ethes SP1.
“Saya suka nama itu, dalam bahasa Jawa artinya sangat bagus. Jan berarti sangat, Ethes berarti cekatan, pas sekali, ini varietas unggul,” ujar Syahrul kala itu yang sudah pasti langsung memancing beragam respons publik. Bahkan tidak sedikit yang menilai Syahrul hanya berusaha menciptakan sensasi dan mencari perhatian dari Jokowi.
6. Tetapkan Ganja Sebagai Tanaman Obat
Kontroversi tanaman ganja sebagai narkotika dan tanaman obat masih bergulir. Namun ternyata pada tahun 2020 lalu, Syahrul sempat meneken Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 104/KPTS/HK.140/M/2/2020 yang mengklaim ganja adalah tanaman obat komoditas binaan kementeriannya.
Namun keputusan ini hanya seumur jagung lantaran menuai kontroversi di kalangan masyarakat. Pejabat Kementan sendiri sudah mengklarifikasi masalah tersebut dan mengklaim akan melakukan revisi setelah berkoordinasi dengan para pemangku kebijakan lain seperti BNN, Kementerian Kesehatan, sampai LIPI.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati