Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie menjawab isu Presiden Joko Widodo menjadi mastermind di balik Kaesang Pangarep yang memutuskan terjun ke panggung politik.
Sebagai gambaran, belum lama ini Kaesang telah ditetapkan menjadi Ketua Umum PSI meskipun baru dua hari bergabung. Namun Grace menilai Jokowi bukanlah seorang ayah yang memaksakan kehendak kepada anaknya sehingga menurutnya isu tersebut tidak tepat.
“Yang bisa menjawab mungkin Mas Kaesang, tapi yang beliau katakan kan beliau sudah minta restu sama Pak Jokowi, dan kalau interaksi kami dengan Pak Jokowi beliau bukan tipe yang maksa anak ya saya lihat,” ucap Grace, dikutip dari kanal YouTube kumparan, Jumat (29/9/2023).
Namun Grace tak menampik bila partainya memang aktif melakukan penjajakan terhadap Kaesang yang akhirnya luluh dan berkenan menjadi anggota PSI. Bahkan “rayuan” semacam ini bukan cuma dilakukan Grace dkk kepada Kaesang, melainkan juga terhadap Jokowi.
“Pernah waktu kami guyon gitu ke Pak Jokowi, ‘Pak Jokowi, kalau Mas Kaesang gabung ke PSI gimana?’ Pak Jokowi ketawa aja dan beliau bilang, ‘Ya tanya sendiri ke Mas Kaesang’,” kata Grace.
Baca Juga: Luhut Puji Kaesang 'Membelot' dari Keluarga PDIP demi Jadi Ketum PSI: Aduh, Kamu Hebat!
“Jadi saya nggak melihat dalam interaksi kami Pak Jokowi tipe yang memaksakan kehendak, kalau dalam pengamatan interaksi kami. Beliau tipe yang anaknya… anak itu ya kau jalani sendiri,” sambungnya.
Atas dasar pengalaman itulah Grace mengaku tidak yakin bila Kaesang masuk ke partai yang pernah diketuainya dalam rangka diperintah Jokowi. Apalagi karena proses penjajakan PSI terhadap Kaesang sudah dilakukan sejak beberapa tahun yang lalu.
“Saya melihat Pak Jokowi bukan tipe yang nge-set anaknya mau jadi apa, jadi apa. Jadi saya ragu kalau dikatakan Pak Jokowi maksa atau memerintahkan, menginstruksikan anaknya,” tegas Grace.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Sayap Kecil yang Menantang Badai