/
Selasa, 03 Oktober 2023 | 09:00 WIB
Arema FC vs PSS Sleman dalam laga pekan ke-14 BRI Liga 1 2023-2024. Perhatikan tribun kosong penonton ([Dok. Arema FC])

Bila para penggemar bola mau mengambil momentum positif, hukuman FIFA bakal diperpendek. Tujuannya memajukan sepak bola negeri kita.

Pada 1 Oktober 2022 terjadi Tragedi Kanjuruhan yang sangat menyedihkan dunia persepakbolaan Indonesia pada khususnya, serta Tanah Air kita pada umumnya.

Federasi Sepak Bola Internasional atau FIFA memberikan rekomendasi  transformasi supporter sepak bola Indonesia bakal berjalan selama dua tahun. Sehingga untuk musim ini, kebijakan yang diterapkan adalah  larangan kehadiran suporter tamu di  Liga 1 dan Liga  2 selama jalannya kompetisi.

Tujuannya agar di masa mendatang suporter Indonesia jauh lebih dewasa, matang, dan tidak terjadi kerusuhan yang melibatkan supporter seperti yang sudah-sudah.

Dikutip dari kantor berita Antara, Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir akan mengusahakan transformasi supporter sepak bola Indonesia berjalan lebih cepat dibandingkan kondisi awalnya. Yaitu, yang tadinya berjalan dua tahun akan menjadi satu tahun.

"Kalau ini benar, kita tertib dengan kesepakatan ini, saya akan mendorong FIFA untuk transformasi supporter tidak dua tahun, tapi jadi setahun," jelas Erick Thohir saat menerima rekomendasi lima nilai dasar hasil simposium supporter sepak bola nasional dari Presidium Nasional Suporter Sepak Bola Indonesia (PN-SSI), di Jakarta, Minggu (1/10/2023).

Stadion Kanjuruhan (sumber: (Dok. Pribadi/alfaalfnsyh))

PN-SSI sendiri beranggotakan suporter klub-klub Liga 1 dan Liga 2, dan lima nilai dasar yang dirumuskan adalah:

1. Unity (kebersamaan)
2. Identity (identitas)
3. Humanity (rasa kemanusiaan)
4. Respect (saling menghormati)
5. Creativity (kreativitas).

"Hasil (rekomendasi dari PN-SSI) ini akan saya rapatkan dengan Exco PSSI dan dalam waktu dua minggu, kami akan adakan pertemuan antara supporter dan pemilik klub, PSSI yang memfasilitasi," ungkap Ketua Umum PSSI.

Menurut mantan pemilik tim Inter Milan ini, bila semua pihak dapat memanfaatkan momentum tadi, ia percaya sepak bola di Indonesia dari segala lini akan berjalan lebih baik.

"Kalau momentum ini bisa kita ambil, kita bisa jauh lebih bagus. Supporter bagus, klub bagus, liga bagus, timnasnya juga bagus. Aamiin,” tandas Erick Thohir.

Senada disampaikan Uki Nugraha atau Daeng Uki, Ketua Umum PN-SSI  yang berharap momentum tadi mampu membawa sepak bola Tanah Air ke arah lebih baik.

Ketua kelompok supporter PSM Makassar atau Laskar Ayam Jantan itu memberikan apresiasinya kepada Erick Thohir, karena sebagai Ketua Umum  terlibat secara langsung dengan bekerja sama dengan pihaknya untuk memperbaiki sepak bola Indonesia.

"Baru kali ini dapat Ketum seperti ini yang mau turun sama-sama kami," tandasnya.

Baca Juga: Coach Shin Tae-yong Ditunggu Kembali dari Korea, Hadapi Kemungkinan TC Timnas Indonesia Tidak Bisa Digelar Palembang?

Load More