PSSI dikabarkan sudah mulai melakukan komunikasi untuk menaturalisasi kiper Inter Milan, Emil Audero.
Exco PSSI Arya Sinulingga menjelaskan bahwa pihaknya sudah akan mulai berkomunikasi.
“Apakah ada komunikasi dengan Emil Audero? Yang pasti ada beberapa yang kami lihat tapi soal komunikasi tunggu tanggal mainnya,” ungkap Arya Sinulingga, dikutip dari laman Instagram @lingkarfootball, Selasa (3/10/2023).
Meski demikian, Arya menjelaskan bahwa pihaknya tidak bisa menjanjikan lebih. Pasalnya, untuk menaturalisasi pemain prosesnya tidak mudah, apalagi untuk pemain sekelas Emil Audero.
“Seperti biasa, kami gak pernah mau menjanjikan karena prosesnya gak segampang yang kita kira,” lanjut Arya Sinulingga.
Dalam beberapa waktu terakhir, Emil Audero santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisai untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Dirinya bisa dinaturalisasi dikarenakan ayahnya Edy Mulyani adalah orang asli Indonesia, tepatnya dari Mataram, Nusa Tenggara Barat. Bahkan mantan pemain Sampdoria tersebut pun lahir disana.
Saat ini, Emil Audero membela klub papan atas Italia, yaitu Inter Milan. Namun, sampai pekan terakhir, pemain berusia 26 tahun ini sama sekali belum mendapat kesempatan bermain.
Sementara itu, selain Emil Audero, PSSI juga kabarnya sedang memproses naturalisasi pemain lainnya, seperti Jay Idzes dan Cyrus Margono.
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana