Rilis 25 nama pemain Timnas Indonesia untuk preliminary Kualifikasi Piala Dunia 2026 terasa kurang tanpa nama ini.
Beberapa saat lalu, nama 25 pemain bola abroad dan domestik yang dipanggil untuk membela Timnas Indonesia menghadapi Brunei Darussalam dalam preliminary Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia telah diumumkan.
Ada dua nama yang luput, dan dibahas secara khusus oleh pengamat senior bidang sepak bola di Tanah Air, Ronny Pangemanan lewat kanal YouTube asuhannya, Bung Ropan.
"Tidak ada Ivar Jenner yang menjadi jenderal lapangan tengah, serta Fano, Stefano Lilipaly," tukasnya.
Baik Ivar Jenner maupun Stefano Lilipaly atau lengkapnya Stefano Jantje Lilipaly adalah pemain naturalisasi Indonesia. Fano mendapatkan status WNI sejak 2011, sedangkan Ivar mulai 2022.
Ketidakhadiran Ivar Jenner telah dikonfirmasi bahwa ia mengalami cedera saat berlaga atas nama Jonf FC Utrecht.
Akan tetapi, tidak dipanggilnya Stefano Lilipaly masih menjadi bahan percakapan. Karena belum ada penjelasan detail atau uraian tentang namanya yang tidak tertera di daftar.
Dikutip dari Transfermarkt, pemain yang kini berlaga di Borneo FC Samarinda itu memiliki banderol Rp 4,922 miliar. Sementara di saat puncak harganya pada 2018 pernah mencapai Rp 7,3 miliar.
Sepanjang kariernya di Tanah Air pernah merumput bersama Bali United dan Persija Jakarta, selain Borneo United. Kemudian di luar negeri pernah berada di bawah naungan C'dole Sapporo, Jepang. Lalu di negara pertamanya pernah berada antara lain di FC Utrecht U19, Utrecht U21, serta Almere City.
Dikutip dari Yoursay Suara.com, tidak adanya nama Fano atau Stefano Lilipaly cukup mengherankan, apalagi ia tampil seru di BRI Liga 1 2023/2024 bersama Borneo FC.
Ia mampu mencetak total enam gol dan tujuh assist untuk timnya dalam 14 penampilan bersama Borneo FC dalam liga itu, yang mampu membawa kesebelasan berjuluk Pesut Etam ini berada di puncak klasemen sementara Liga 1 2023/2024 dengan perolehan 28 poin.
Lantas apakah yang menjadi dasar Stefano Lilipaly tidak ada dalam daftar Timnas Indonesia?
Bisa saja berpulang kepada kebutuhan taktik Shin Tae-yong untuk pertandingan nanti. Seperti yang pernah diungkapkan asisten pelatih Nova Arianto bahwa pemanggilan bukan karena suka atau tidak suka, tetapi kebutuhan tim dan taktik yang digunakan saat bermain nanti.
Kemungkinan kedua, pos atau posisi yang bisa menjadi andalan Fano sudah ditempati pemain lainnya, sehingga lini terasa begitu "penuh".
Contohnya kehadiran Egy Maulana Vikri, juga dua nama di posisi gelandang serang, seperti Arkhan Fikri dan Marselino Ferdinan.
Ketiga, bila tidak menganut asas sportivitas sebagaimana dikenal dalam olah raga termasuk sepak bola, yaitu kemungkinan tidak mulusnya relasi antara boss klub tempat Stefano Lilipaly bernaung dengan Shin Tae-yong yang membuat pemberian izin kepada sang pemain dalam membela negara menjadi tersendat.
Tag
Berita Terkait
-
Meski Pun Jadi Kapten Kesebelasan dan Punya Banderol Rp 15 M, Shin Tae-yong Mungkin Tidak Mainkan Sosok Ini di Timnas Indonesia
-
Timnas Indonesia Banderol Total Rp 150 M Siap Layani Brunei di Preliminary Piala Dunia 2026, Ini Perincian Harga per Pemain
-
Pelatih Brunei Tuduh Coach Shin Tae-yong Keluarkan Jurus Politik Identitas, Mau Buktikan di Kualifikasi Piala Dunia 2026?
-
Ia Dipuji Sebagai Jenderal Lapangan Tengah, Banderol Nyaris Rp 5 Miliar Namun Shin Tae-yong Melewati Namanya
-
Formasi Timnas Indonesia Mewah, Brunei Ingin Dijamu di Gelora Bung Karno karena Alasan Ini
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Prediksi Skor Yordania vs Argentina: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Industri Film Indonesia Masuki Era Baru dengan Dukungan Blockchain dan AI
-
Gedebage Jazz Festival Naik Kelas, Evolusi Menuju Panggung Dunia
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
BMKG Imbau Warga Pesisir NTB Waspadai Potensi Banjir Rob
-
Bagaimana Struktur Baja Masjid Raya Baitul Khairaat Pasca Gempa?
-
Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!