Coach Shin meracik formasi tim dari pemain liga dalam negeri maupun abroad. Dijuluki mewah komposisinya, dan banderol juga mahal.
Lepas dari "tuduhan" pelatih Timnas Brunei Darussalam yang tahun lalu menyatakan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong melakukan politik identitas berbuah kita menang 7-0 atas mereka dalam kejuaraan Piala AFF 2022, persiapan pemain Tanah Air memang seru.
Pertama, dipandang dari formasi pemain. Coach Shin, sapaan Shin Tae-yong meracik formula para petarung abroad serta dalam negeri yang saling melengkapi.
Kedua, banderol total anak-anak asuh Coach Shin untuk menghadapi babak preliminary Kualifikasi Piala Dunia 2026 sebelum Timnas Indonesia bergabung dengan Grup F yang berisikan Timnas Irak, Vietnam, dan Filipina.
Dikutip Moots, salah satu mitra Metro Suara.com, dari Transfermarkt, Timnas Indonesia yang dibawa Shin Tae-yong memiliki nilai pasar tinggi. Totalnya mencapai Rp 150 miliar.
Nominal ini didapatkan dari nama-nama para pemain asuhan Coach Shin yang dimainkan di FIFA Matchday 2023 pada Juni, dipilih dari 26 pemain dengan hasil empat nama penyandang banderol tertinggi. Sehingga jumlah pastinya makin membubung bila 25 nama calon Timnas Indonesia untuk laga lawan Brunei disebutkan seluruhnya.
Berdasarkan banderol tertinggi, berikut empat pemain Timnas Indonesia yang akan turun mengurusi Timnas Brunei Darussalam:
* Sandy Walsh, Rp 34,76 miliar
Bermain pro di KV Mechelen, klasemen papan atas Liga Belgia. Nilai pasarnya masih stabil Rp 34,76 miliar, dan berpotensi menjadi andalan Timnas Indonesia untuk berbagai kejuaraan berikutnya.
* Jordi Amat, Rp 15,64 miliar
Berkarier pro di Johor Darul Takzim (JDT), liga utama Malaysia yang bersama timnya memastikan merebut gelar kejuaraan sepak bola pro negara itu.
* Shayne Pattynama, Rp 10,43 miliar
Bermain pro bersama Viking VK di Liga Norwegia, ia punya alasan puitis dan romantis tentang main bersama Timnas Indonesia, "Jauh di atas sana, Ayahku menyaksikan dengan bangga putranya bisa membawa nama Indonesia."
* Marc Klok, Rp 7,82 miliar
Satu-satunya pemain dari liga nasional, Liga 1 dengan banderol termahal di Tanah Air, mencapai Rp 7,82 miliar. Pembawaannya yang seru menjadi salah satu daya tariknya selain kebisaan bermain powerful.
Tag
Berita Terkait
-
Pelatih Brunei Tuduh Coach Shin Tae-yong Keluarkan Jurus Politik Identitas, Mau Buktikan di Kualifikasi Piala Dunia 2026?
-
Ia Dipuji Sebagai Jenderal Lapangan Tengah, Banderol Nyaris Rp 5 Miliar Namun Shin Tae-yong Melewati Namanya
-
Banderol Rp 1 M, Bek Ini Bisa Langsung Main di Timnas Indonesia Tanpa Perlu Naturalisasi
-
Wasit Piala Dunia U-17 2023 Dilengkapi VAR, Keinginan Shin Tae-yong Terwujud
-
Ada Peminta Shin Tae-yong Undur Diri sebagai Pelatih Timnas Indonesia, Coach Justin Berikan Pandangan Begini
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring