Kasus kematian Mirna Salihin kembali diungkap publik dan salah satu Ahli Forensik dr Djaja Surya memberikan kesaksian mengejutkan.
Secara tegas dr Djaja Surya menegaskan di dalam tubuh Mirna Salihin tidak ada bau sianida.
Dr Djaja Surya menjelaskan kronologi pemeriksaan terhadap jenazah Mirna Salihin dalam podcast bersama dr Richard Lee.
"Lambungnya saya teken gini terus keluar hawa kan terus saya giniin, saya nggak nyium sama sekali," ujarnya dikutip Minggu (8/10/2023).
Dia menegaskan dirinya merupakan ahli di bidang sianida jadi paham dari sisi baunya.
"Saya kan dosen sianida selama 30 tahun, mahasiswa lagi otopsi saya masuk kamar otopsi sianida terus saya bilang, cium baunya itu, penelitinya saya yang neliti," tegasnya lagi.
Penemuan dr Djaja Surya ini senada dengan Dokter Slamet.
"Temuan dia di pengadilan itu ternyata nggak cocok sama sianida," ungkapnya.
Menariknya, dia mengaku jika meskipun telah memberikan penjelasan soal penemuannya, dirinya tidak dipanggil Jaksa untuk diperiksa BAP.
Baca Juga: Asnawi Mangkualam Ngaku Ngebet Nikah: Kode ke Fuji Gaskeun!
"Semua orang dipanggil, di-BAP, dipanggil ke pengadilan, kecuali saya," ujarnya.
Seperti diketahui, untuk menjadi saksi dalam kasus orang meninggal tentu adalah dokter.
"Nah, jadi kesaksian dokter mestinya utama karena itu namanya scintific kan, yang mati nih orang yang mesti dihubungi, orang yang melakukan pemeriksaan dong," bebernya.
Dirinya kemudian dipanggil dan dicari Otto Hasibuan, pengacara Jessica Wongso.
"Saya sangat yakin karena itu bisa nyium sianida, saya bilang 'saya yakin ini bukan sianida'," imbuhnya lagi.
Selain itu, dr Djaja Surya juga mengungkapkan bahwa ada paham di bagian kedokteran jika seseorang mati tidak wajar dan tidak diotopsi maka tidak ada sebab kematian.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
3 Zodiak yang Beruntung dan Punya Nasib Baik 12 Agustus 2026, Keinginan akan Terwujud
-
Total 3 WNI Jadi Korban Serangan Bom Drone Houthi Yaman di Selat Bab Al Mandeb
-
ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb
-
WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi