Salah satu kisah janggal tentang kematian Wayan Mirna Salihin, yang disebut akibat keracunan sianida, keluar dari mulut Edi Darmawan Salihin ayahnya sendiri.
Kisah ini berulang-ulang diceritakan Edi Darmawan baik dalam persidangan pada 2016 silam, maupun saat diwawancara oleh pembuat film Ice Cold yang tayang di Netflix pada Oktober ini.
Kisah janggal itu adalah soal Edi Darmawan memberikan napas buatan kepada Mirna yang disebutnya sudah meninggal dunia akibat keracunan sianida. Jessica Kumala Wongso sudah divonis 20 tahun penjara dalam kasus tersebut.
Kesaksian di pengadilan
Saat menjadi saksi dalam sidang dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, 12 Juli 2016 silam, Edi Darmawan Salihin bercerita bagaimana ia memberikan napas buatan kepada Mirna di RS Abdi Waluyo.
Ia bercerita, awalnya ditelepon oleh istri dan anaknya, Sandy, bahwa Mirna telah meninggal. Dari Tomang, ia langsung menuju RS Abdi Waluyo.
Mendengar kabar bahwa Mirna tewas setelah meminum kopi, Edi Darmawan memutuskan untuk memberikan napas buatan kepada putrinya.
"Saya coba buat napas buatan," kata Edi, sembari mengaku menekan-nekan perut anaknya.
Cerita di Netlix
Saat diwawancara pembuat film Ice Cold, Edi Darmawan kembali mengulang kisah yang sama. Ia mengenang peristiwa di RS Abdi Waluyo, Jakarta Pusat saat memberikan nafas buatan untuk Mirna.
"Saya lihat sudah enggak bernyawa karena waktu saya bikin napas buatan itu udah angin aja gitu keluar," terang Edi Darmawan dalam film tersebut.
"Padahal anak saya pegang masih anget badannya. Saya coba terus," lanjut Edi.
Edi dalam film tersebut yakin Mirna dibunuh oleh Jessica menggunakan sianida.
Kejanggalan
Pemberian napas buatan tersebut justru dinilai janggal oleh Dokter Djaja Surya Atmadja, pakar forensik patologis dari Universitas Indonesia yang menjadi saksi ahli dalam sidang Jessica Wongso dan juga jadi narasumber dalam film Ice Cold.
Tag
Berita Terkait
-
Pesan Terbaru Jessica Wongso dari Balik Jeruji Besi: Pasti Kalian Ngomongin Aku? Berasa Mules Soalnya
-
Krishna Murni Angkat Suara Usai Dituding Awal Petaka Kasus Kopi Sianida Jessica Wongso
-
Jessica Wongso Selalu Dituduh Lenyapkan Barang Bukti karena Buang Celananya, Otto Hasibuan Ungkap Fakta Sebenarnya
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali