Pemain naturalisasi Elkan Baggot turut memberi komentar terkait perkembangan Timnas Indonesia di bawah kepemimpinan pelatih Shin Tae-yong.
Elkan yang mencatatkan debut timnas senior di era awal kepemimpinan Shin saat melawan Afghanistan pada laga uji coba 16 November 2021.
Sejak memulai debutnya, permainan Timnas Indonesia dinilai sangat jauh berkembang.
“Saya melihat dari segi performa telah banyak berubah,” kata Elkan, dikutip Selasa (10/10/2023).
Saat debut, Indonesia masih berada di peringkat 166 dan saat ini tim Garuda sudah berada di peringkat ke 147.
Elkan yang kini telah mengoleksi 16 caps bersama timnas senior dan empat caps bersama timnas kelompok umur mengatakan progres positif itu tidak lepas dari para pemain yang semakin memahami taktik dari Shin Tae-yong.
“Saya pikir sekarang semua orang berada dalam kondisi fisik yang lebih baik. Dan kami memiliki pemahaman taktis tentang bagaimana pelatih ingin bermain,” ungkapnya.
“Saya pikir semakin banyak waktu yang kami habiskan bersamanya, semakin kami memahami dan mencoba menggunakan saran dan taktiknya,” lanjut Elkan.
Diketahui kontrak Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia akan berakhir pada akhir tahun ini. Namun Ketum PSSI Erick Thohir kabarnya akan segera memperpanjang kontrak pelatih asal Korea Selatan tersebut.
Baca Juga: Mengenal Jeka Saragih, Fighter MMA Indonesia Pertama yang Akan Debut di UFC
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan