Dimas Drajad mencetak hattrick ke gawang Brunei Darussalam pada Kamis malam (12/10/2023), di laga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Timnas Indonesia menang 6-0 dalam pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta itu.
Dimas mencetak gol pertama pada menit 7, memanfaatkan bola muntah hasil sundulan Hokky Caraka yang terbentur tiang gawang.
Striker Persikabo itu mencetak gol kedua di menit 72 dan gol ketiganya dicetak pada masa injury time, lewat aksi individu yang diselesaikan dengan sontekan ke sudut gawang Brunei.
Tiga gol lain Indonesia dicetak oleh Rizky Ridho (11) dan Ramadhan Sananta di menit 63 serta 67.
Striker bernama lengkap Muhammad Dimas Drajad ini lahir di Gresik pada 30 Maret 1997. Dia merupakan jebolan Deportivo Indonesia, akademi sepak bola bentukan Bakrie Group dengan Federasi Sepak Bola Uruguay.
Akademi ini berdiri pada 2007 dengan nama Sociedad Anonima Deportiva Indonesia. Kemudian di tahun 2011 berganti nama menjadi Deportivo Indonesia.
Akademi ini awalnya dibentuk untuk mempersiapkan para pemain masa depan Indonesia. Dikenal juga dengan nama tim SAD yang sempat bermain di Liga Uruguay.
Setelah satu tahun menimba ilmu di akademi ini, Dimas bergabung dengan tim junior Persegres Gresik United pada 2013.
Baca Juga: Erick Thohir dan Shin Tae yong Beri Peringatan ke Pemain Timnas Indonesia Jelang Lawan Brunei
Sempat bermain satu musim di tim utama Persegres, Dimas Drajad lantas pindah ke PS Tira pada 2015. Dimas sempat dipinjamkan ke PSMS Medan pada 2017 dan mentas di Liga 2.
Dimas kemudian tetap bersama PS Tira yang kemudian berganti nama menjadi PS TNI. PS TNI merger dengan Persikabo dan berganti nama menjadi Tira Persikabo kemudian Persikabo 1973.
Dimas Drajad juga sempat menjadi andalan Timnas Indonesia U-19 dan U-23. Dia berperan membawa Timnas Indonesia U-19 menjadi kampiun Piala AFF U-19 2013.
Selain bermain bola, Dimas Drajad juga adalah seorang prajurit TNI aktif. Ia kini berpangkat Serda. Dimas diketahui berdinas di Polisi Militer Angkatan Darat.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video
-
5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial