/
Selasa, 17 Oktober 2023 | 18:10 WIB
Rebecca Klopper (Instagram/rklopperr)

Rebecca Klopper ternyata menjadi korban pemerasan saat akibat kasus video syur mencuat. Bahkan dirinya juga diperas oleh seseorang.

Hal itu diungkapkan oleh Raudhah Mariah selaku kuasa hukum Rebecca Klopper. Aksi ini diterima saat kasus video syur tersebar untuk pertama kalinya.

"Pada saat di kasus yang pertama ada pihak pengancam dan pemeras," ungkap Raudhah Mariah, dikutip dari YouTube Seleb Oncam News, Selasa (17/10/2023).

Beruntung orang yang mengancam dan memeras Rebecca Klopper itu sudah ditangkap pihak kepolisian.

"Tapi sudah ditangkap oleh Bareskrim," imbuh dia.

Pengacara menilai kalau Rebecca Klopper adalah korban di kasus tersebut. Maka dari itu pihaknya tengah mengumpulkan bukti untuk membuat laporan di Bareskrim.

"Tentu kita harus melihat secara utuh ya, secara kronologinya bagaimana. Kita juga sudah mengumpulkan bukti-bukti. Kita juga sudah membuat laporan di Bareskrim," urai dia.

Raudhah juga mengungkapkan kalau Rebecca Klopper sudah meminta bantuan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) serta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPA).

"Langkah selanjutnya kita sudah membuat permohonan perlindungan korban pada LPSK dan juga kepada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak yang konsen terhadap kekerasan berbasis gender online," tegasnya.

Sekadar informasi, video Rebecca Klopper ini tersebar untuk kali kedua. Untuk yang pertama, video yang diduga menampilkan sang artis itu memiliki durasi 47 detik.

Sedangkan untuk video kedua memiliki durasi 11 menit yang diduga juga adalah Rebecca Klopper.

Di sisi lain Rebecca Klopper juga sudah meminta maaf atas kehebohan yang sudah terjadi. Namun dia tidak menyebut apakah benar dirinya adalah sosok perempuan dalam video syur tersebut.



Load More