/
Rabu, 07 Desember 2022 | 19:51 WIB
Ferdy Sambo usai menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (29/11/2022). ([Suara.com/Yosea Arga Pramudita])

Terdakwa Ferdy Sambo membantah menjanjikan uang kepada Bharada E (Richard Eliezer), Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf. Sambo menyebut bukan janji uang yang disampaikannya kepada tiga terdakwa tersebut.

"Saya tidak menjanjikan uang yang mulia," kata Ferdy Sambo ketika menyampaikan kesaksian dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Rabu (7/12/2022).

Sebelumnya, Ricky Rizal menyebut dirinya dan Kuat Maruf dijanjikan uang Rp 500 juta. Sedangkan Bharada E sebesar Rp 1 miliar pasca penembakan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Ferdy Sambo menegaskan bahwa ia menjanjikan akan merawat dan menjaga keluarga mereka, termasuk keluarga Richard Eliezer. 

Dalam persidangan, terungkap bahwa Ferdy Sambo sering memanggil ketiga terdakwa lainnya untuk menanyakan hasil pemeriksaan, apakah sudah sesuai dengan skenario yang ia bangun 
atau belum.

"Saya pasti menanyakan, gimana jawaban kamu?, 'Masih, Bapak. Sesuai petunjuk Bapak', Ya sudah, akan saya perhatikan keluarga kamu dan saya akan jamin, karena kamu sudah mau 
menjalankan cerita yang sudah saya buat itu," ucap Ferdy Sambo di persidangan ketika menirukan percakapan yang ia lakukan dengan ketiga terdakwa lainnya.

Saat hakim mendesak berapa jumlah uang yang ia janjikan kepada Ricky dan Eliezer, Ferdy Sambo kembali menegaskan bahwa ia tidak menjanjikan uang kepada siapa pun.

"Saya tidak menjanjikan uang, saya menjanjikan akan merawat dia dan keluarganya," kata Ferdy Sambo menegaskan.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengungkapkan bahwa alasan dia membuat skenario adalah untuk menyelamatkan anggota yang terlibat di dalam kontak tembak, yakni Eliezer.

Baca Juga: "Saya Emosi Sekali" Cerita Ferdy Sambo Mendengar Aduan Istri Klaim Diperkosa Yosua di Magelang

"Yang bisa menyelamatkan anggota dalam kontak tembak itu adalah dalam rangka melindungi diri sendiri dan orang lain," ucapnya.

Karena itu, ia membangun skenario di mana terjadi tembak-menembak antara Eliezer dengan Yosua dengan tujuan untuk melindungi diri sendiri dan Putri Candrawathi.

Load More