Warga Twitter meradang lantaran beredar video yang memperlihatkan lambang negara Burung Garuda Pancasila di depan Kantor Bupati Bandung rusak parah. Mereka pun berbondong-bondong me-mention Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil agar segera mengambil tindakan.
Para warganet tersebut geram lantaran menduga tak ada kepedulian dari aparatur Pemerintah Kabupaten Bandung terkait kondisi Burung Garuda Pancasila di depan Kantor Bupati Bandung yang kondisinya mengenaskan.
Dari videoyang beredar, Burung Garuda Pancasila itu sudah tak memiliki sayap dan kepala.
Warganet mendesak agar Pemerintah Kabupaten Bandung segera mengganti lambang negara yang terpampang di Kantor Bupati Bandung itu dengan Garuda Pancasila yang baru.
"Bener-bener semua penghuni gedung itu tidak punya hati nurani, membiarkan lambang negara kita mnjdi bgtu tdk berharga
Ini bukan masalah patung burung, tapi bgmn kita mnghargai jerih payah dan pengorbanan para pahlawan dan para pendahulu
@ridwankamil
sampean msh hidupkan?" tulis seorang rakyat Twitter @Bagusmap****.
"Emang tiap hari ngantor? Tiap hari melewati lambang itu? Ngapain mikiri lambang negara? Yang penting kan tetep terima gaji dan bisa korupsi. Toh gaji juga lebih sedikit dari hasil korupsi. Gak cukup buat bayar tukang untuk mbetulinnya. Perlu anggaran ratusan juta utk perbaikan," timpal @AkuAtika**** sambil me-mention akun Ridwan Kamil.
Sebelumnya, netizen menduga lambang negara Garuda Pancasila yang rusak di Kantor Bupati Bandung, Jawa Barat disebabkan oleh pihak-pihak yang berhaluan radikal.
Hal tersebut terlihat dari komentar netizen di unggahan video Burung Garuda Pancasila di depan Kantor Bupati Bandung yang kepalanya buntung dan sayapnya patah yang beredar di Twitter.
Video Burung Garuda Pancasila dengan kondisi mengenaskan itu diunggah oleh pemilik akun Twitter @AkuAtikaFaya pada Jumat (9/12/2022) kemarin.
Baca Juga: Sandiaga Uno Ngaku Siap Maju di Pilpres 2024, Tapi Masih Manut Keputusan Prabowo
Ia mengungah video itu dengan latas suara lagu wajib Nasional Garuda Pancasila. Dari video telihat sebuah lambang Burung Garuda Pancasila dengan kondisi rusak.
Dari keterangan, diduga Burung Garuda Pancasila yang rusak itu berada di pagar depan Kantor Bupati Bandung, Jawa Barat.
"Kantor Bupati Kabupaten Bandung ini Bupatinya pasti seperti Gubernur Jabar @ridwankamil
yang lebih suka menyebut daerahnya dgn sebutan wakanda," tulisnya dalam keterangan video seraya me-mention akun Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Ia menyayangkan Pemerintah Daerah setempat yang tak memperhatikan kondisi lambang negara yang rusak.
Unggahan video Burung Garuda Pancasila yang rusak ini mendapat beragam komentar dari netizen. Ada yang menduga jika lambang negara di Kantor Bupati Bandung itu rusak oleh kelompok radikalisme.
"Rusak apa dirusak? Jabar kan bekas basis DI/TII , anak cucunya bertranformasi jadi kadrun," tulis @KulinoKepe***.
Tag
Berita Terkait
-
Lambang Negara Burung Garuda Pancasila di Kantor Bupati Bandung yang Rusak Diduga Akibat Ulah Kelompok Radikal
-
Siswi SMK Kota Bandung Jadi Korban Pelecehan di Angkot, Pria Ini Raba-raba Area Sensitif Wanita dan Tidak Takut Polisi
-
Geger Lambang Negara Burung Garuda Pancasila dengan Kepala Buntung dan Sayap Patah di Kantor Bupati Bandung, Rusak atau Dirusak?
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Produksi Emas Freeport 2026 Masih Tertahan, Target Baru 21 Ton Meski Tambang Belum Mulai Pulih
-
Kapolri, Jaksa Agung dan Panglima Jangan Cuma Salaman! Publik Tunggu Nyali Tuntaskan Kasus Febrie
-
All She Was Worth: Misteri Pembunuhan yang Berawal dari Jeratan Utang
-
Purbaya Janji Tak Naikkan Pajak Meski Ada Ancaman Shortfall Rp 46,9 Triliun
-
Ekonomi Global Masuk Fase 'New Normal' Krisis, Pemerintah Waspadai Ancaman ke Indonesia
-
Perjalanan Satu Tahun Suzuki Fronx Melampaui Target Penjualan
-
Prospek Cerah MDKA, Sahamnya Bisa Tembus Rp3.100
-
Dugaan Pemukulan Oknum Aparat terhadap Mahasiswa Umri Berujung Damai
-
Tak Lagi Acak! Spotify Bikin Release Radar Lebih Personal untuk Pengguna
-
Berapa Biaya Mengundang Gus Miftah? Begini Cara Mengundang Miftah Maulana