/
Selasa, 13 Desember 2022 | 16:55 WIB
Raffi Ahmad dan Nagita Slavina. {Instagram] (Instagram)

Artis Raffi Ahmad menjadi sosok paling populer dalam survei Indonesian Politics Research & Consulting (IPRC) yang digelar mulai 20-28 November 2022 terkait pertarungan calon Wali Kota Bandung 2024. 

Suami Nagita Slavina itu mengantongi tingkat  popularitas calon Wali Kota Bandung tertinggi yakni di angka 94,4 persen.

Istri Ridwan Kamil, Atalia Praratya menduduki posisi kedua dengan angka popularitas sebesar 87,6 persen.

Wali Kota Bandung saat ini, Yana Mulyana bahkan hanya berada di posisi ketiga dengan tingkat popularitas 86,4 persen.

"Pada hasil survei tingkat popularitas calon Wali Kota Bandung, nama Raffi Ahmad unggul. Hal itu bisa terjadi karena sosok Raffi cukup dikenal oleh masyarakat Indonesia untuk berbagai tingkat usia," paparnya. 

Menurutnya, hasil survei tersebut dilakukan secara acak di 30 kecamatan, dengan tetap mayoritas pemilih ialah laki-laki dengan 54,9 persen, serta pemilih dari kaum ibu mayoritas berprofesi ibu rumah tangga 34 persen.

Indra pun mengungkapkan hasil survei November ini mengalami peningkatan persentase untuk para calon. 

Menurut hasil survei November 2022 ini katanya, ada sebanyak 72 persen warga Bandung yang sudah mengetahui akan adanya pemilihan umum di 2024, mulai pilpres, pilkada, hingga pileg.

"Sementara untuk elektabilitas Yana Mulyana dalam simulasi terbuka masih menjadi yang tertinggi di angka 28,5 persen, disusul Atalia Praratya 25 persen, lalu ada Nurul Arifin 3,8 persen, Rafi Ahmad 3,8 persen, dan M Farhan 3,5 persen," ujar Indra, Senin (13/11/2022).

Baca Juga: Raih Penghargaan Most Inspiring Aesthetic Doctor, Richard Lee Berharap Kasusnya dengan Kartika Putri Jadi Pelajaran

Disampaikannya, dalam simulasi tertutup, nama Yana Mulyana pun masih unggul dibanding nama calon lainnya dengan persentase 30,8 persen, Atalia 29,8 persen, M Farhan 5,8 persen, Nurul Arifin 4,4 persen, dan Budi Dalton 2,6 persen.

"Jika dikerucutkan ke tiga nama, ada tiga calon yang paling tinggi, yakni Yana Mulyana 37,4 persen, Atalia 35 persen, dan M Farhan 7,9 persen, serta ada 19,8 persen warga yang belum menjawab. Tentu, ini (yang belum menjawab) sangat berpengaruh dan dinamis karena ada waktu jeda 2023 ke 2024," ujarnya. 

Lebih jauh Indra menambahkan, nama Yana Mulyana yang begitu tinggi baik elektabilitas dan popularitas dalam survei IPRC periode 20-28 November 2022, berbanding terbalik dengan persentase elektabilitas partai alias kendaraannya, yaitu Gerindra. 

Dalam survei IPRC, perolehan Gerindra hanya ada di urutan keempat dengan 9 persen di bawah PKS (18,9 persen), PDIP (16,5 persen), dan Golkar (12,1 persen).

"Yana Mulyana ini hampir unggul di basis-basis pemilih partai. Dia hanya tidak berada di basis PDIP, Demokrat, NasDem, dan PAN yang justru ke Atalia suaranya. Dan, yang menariknya itu M Farhan yang merupakan kader NasDem tapi secara partai dia justru banyak pemilih di Hanura," tandasnya. 

Load More