Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia, Luhut Binsar Pandjaitan memberikan pernyataan buat publik tercengang. Pasalnya, Luhut kritik OTT KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi).
Video pernyataan Luhut Binsar itu viral di media sosial, setelah diunggah akun instagram @infobdgbaratcimahi. Menurutnya, OTT yang dilakukan KPK ini membuat Negara Indonesia tercoreng.
"Kita gak usah bicara tinggi-tinggi lah, OTT-OTT ini tidak bagus sebenarnya, karena membuat negeri kita jelek di mata dunia," kata Luhut, dikutip Moots.suara.com, Rabu (21/12/2022).
Ia mengatakan, bahwa jika Digitalisasi di Tanah Air ini sudah berjalan, Luhut meyakini bahwa Korupsi di Indonesia tidak ada.
"Kalau Digitalisasi sudah diterapkan, siapa yang akan berani ke kita (Indonesia), saya baru di London kemarin usai KTT G20, semua orang memuji kita, sampai diundang bicara Live," ujarnya.
Menurutnya, saat itu dirinya menjelaskan bahwa Indonesia memiliki 4 Pilar, yakni Efisiensi, Digitalisasi, Hilirisasi, Dana Desa.
"Saya jelaskan kepada mereka, tapi dua pertama tadi ini kunci," ucapnya.
Dirinya juga menyindir KPK, agar para pejabat hidup dengan tenang tanpa ada OTT karena korupsi.
"Hidup-hidup sedikit boleh lah, kita mau bersih-bersih di Surga saja, tapi KPK juga jangan sedikit-sedikit tangkap tangkap, lihat-lihat lah, tapi kalau Digitalisasi ini sudah jalan saya yakin," tukasnya.
Baca Juga: Hindari Kebotakan Parah, Shandy Sjariff Pilih Lakukan Transplantasi Rambut
Sontak saja, video viral Luhut Tidak Setuju OTT KPK mendapatkan kritikan dari publik.
"Kok bisa membiarkan koruptor berkembang biak," tulis netizen.
"Gampang..saja.. Bagaimana kalau Koruptor yang sdh ketauan langsung ditembak mati seperti di negara yang Opong idolakan China..," tulis netizen.
"lah terus bagaimana lord? apa koruptor di sanjung sanjung kah?," tulis netizen.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bahlil Semprot AMPI: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'
-
Proyek PSEL Legok Nangka Dimulai, Ditarget Sulap 2.131 Ton Sampah Bandung Jadi Listrik
-
Curang! John Herdman Usir Pelatih Vietnam Intip Pemanasan Timnas Indonesia
-
Lansia di Cakung Disekap Saat Hendak Salat Zuhur, Emas hingga HP Raib Digondol Perampok
-
Siapa Ece Andi? Penjual Cilok Pelabuhanratu yang Viral Karena 'Mirip' Lionel Messi
-
Permudah Transaksi Mahasiswa Indonesia di Hong Kong, BNI Perluas Ekosistem Keuangan Digital
-
Digerebek di Denpasar, Pria Ini Simpan Ekstasi dan 5 Senpi Rakitan di Ruang Tamu
-
Starting XI Timnas Indonesia vs Vietnam: Mitchell Baker Juru Gedor, Thom Haye Kunci
-
Bukan Pagar Malnya yang Salah, Diamnya Manajemen Dinilai Bikin Geram
-
Bobby Nasution: Sumut Siap Jadi Pusat Fashion Indonesia Lewat Wastra