Ustaz Hilmi Firdausi menyebut bahwa Nikita Mirzani tidak menghormati proses hukum yang sedang berjalan, karena mengamuk di Pengadilan Negeri Serang hingga lempar Mikrofon dan lempar berkas.
Hal itu diungkapkan Ustaz Hilmi Firdausi pada cuitan di akun Twitter pribadinya, @Hilmi28. Dia mengatakan bahwa biasanya hakim akan memberikan keringanan hukuman kepada terdakwa jika dianggap sopan.
Namun, kali ini kata Ustaz yang dekat denga Ustaz Abdul Somad (UAS) itu menyebut bahwa Nikita Mirzani tidak hormati hukum, karena tidak sopan.
Bahkan, dirinya juga menduga bahwa Nikita Mirzani akan mendapatkan hukuman lebih berat, karena tidak sopan dalam persidangan kasus pencemaran nama baik Dito Mahendra.
Dirinya juga meminta, agar aksi Nikita Mirzani ini tidak dicontoh.
"Biasanya hakim akan meringankan hukuman jika terdakwa dianggap sopan. Kalau yg ini ? Wallahua'lam...Jangan dicontoh yaa, mari hargai proses penegakan hukum di NKRI," cuitnya, dikutip Moots.suara.com, Rabu (21/12/2022).
Ia juga turut mengunggah video 25 detik, momen Nikita Mirzani ngamuk di Pengadilan sambil melempar mikrofon dan berkas, kemudian langsung meninggalkan ruangan sidang.
Sontak saja, cuitan dan video itu mendapatkan sorotan dari netizen.
"Tambahin aja 10 kali lipat hukuman kurungannya," tulis netizen.
Baca Juga: Keempat Kalinya BWA Salurkan Alquran ke NTB dengan Total 50 Ribu Eksemplar
"Masuk pasal tambahan seharusnnya itu.. klo di biarkan akan menjadi contoh yg buruk kpd hukum di indonesia krn kesan nya tidak tegas kpd para pelanggar hukum, orng akan enggan untuk berinvestasi di indonesia klo hukum nya tidak tegas dan gampang dilecehkan," tulis netizen.
"Makin sedeng nih org.. kek punya power aja," tulis netizen.
"Hahaha padahal amat merugikan hahaha. Lah ini mah kan kasus antar personal yee hahaha," tulis netizen.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Versi Pelaku, Bunuh Cucu Mpok Nori di Malam Takbiran Gegara Cemburu
-
Asal Usul Viral Ejekan You're Fired, Cara Jenderal Iran Merendahkan Donald Trump Selama Perang
-
OJK Batasi TKA di Bank 2026, Wajib Transfer Ilmu dan Kirim Pegawai Lokal ke Luar Negeri
-
34 Kode Redeem FF 24 Maret 2026: Klaim Bundle Black Panther dan Item Spesial Beat Carnaval
-
Serangan Rudal Kiamat Iran Bikin Yerusalem Rusak Parah, Warga Israel Terluka
-
Arti Syawalan dan Sejarah Tradisi Kupatan di Jawa
-
Mengapa Keputusan Negara Gagal Jika Tanpa Diskusi Publik? Menelisik Kasus BOP dan MBG
-
Tangis Keluarga Pecah di Makam Cucu Mpok Nori yang Dibunuh eks Suami
-
Daftar 10 Mobil Listrik Terlaris Februari 2026 BYD, Pendatang Baru Mulai Curi Perhatian
-
Kondisi TKP Kontrakan Cucu Mpok Nori yang Diduga Dibunuh eks Suami, Barang-barang Masih Berantakan