Langkah Partai NasDem yang mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden berimbas pada efek ekor jas atau coattail effect bagi partai yang dipimpin Surya Paloh itu.
Hal tersebut kemudian diapresiasi Deputi Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat, Kamhar Lakumani. Menurutnya, efek ekor jas dalam sebuah koalisi merupakan bonus yang didapatkan dalam menghadapi kontestasi nasional.
"Keduanya (Anies dan AHY) juga adalah pasangan yang paling memungkinkan dan paling tinggi probabilitas kemenangannya menghadapi figur-figur yang di-endorse Pak Jokowi," kata Kamhar dikutip dari wartaekonomi.co.id (Jaringan Suara.com), Selasa (27/12/2022).
"Menurut kami ini yang mendasar dan terpenting, efek ekor jas menjadi bonus jika kemudian didapatkan," imbuhnya.
Kata Kamhar, Demokrat terus mendorong Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) maju mendampingi Anies. Keduanya dianggap sebagai sosok yang memperjuangkan aspirasi rakyat.
"Ikhtiar yang terus dilakukan untuk terwujudnya Koalisi Perubahan sebagai kristalisasi aspirasi rakyat yang selama ini diserap dan memperjuangkan kader utama Partai Demokrat Mas Ketum AHY untuk berpasangan dengan Mas Anies," ujar Kamhar.
Menurutnya, sosok Anies dan AHY merupakan figur pasangan paling pas dan merepresentasikan perubahan.
"Selain sebagai penegasan figur pasangan yang paling pas merepresentasikan ide perubahan dan perbaikan sesuai aspirasi rakyat," sambungnya.
Meski demikian, Partai Demokrat dan NasDem belum mendeklarasikan kerjasama politik yang nantinya disebut sebagai Koalisi Perubahan.
Baca Juga: Anies Baswedan Ditolak Datang ke Solo Padahal Cuma Mau Undangan, Tatak Ujiyati: Benar-benar Absurd!
Kata Kamhar, Partai Demokrat menginginkan, deklarasi koalisi berbarengan dengan pengumuman calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres).
"Partai Demokrat menghendaki agar deklarasi nanti sepasang capres dan cawapres," kata Kamhar.
Diketahui, menurut survei Indopol elektabilitas Partai NasDem meningkat 5,20 persen, setelah sebulan lebih mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai Capres 2024.
Direktur Eksekutif Indopol Survey Ratno Sulistiyanto mengatakan, dalam survei ini PDIP memiliki elektabilitas 17,89 persen.
Diikuti Gerindra (12,93 persen), NasDem (9,02 persen), Golkar (7,32 persen), PKB (5,45 persen), Demokrat (5,20 persen), PKS (3,90 persen), PAN (1,46 persen), Partai Baru (1,38 persen), PPP (1,06 persen). Sisanya di bawah 1 persen.
"Dinamika ini juga wajar, partai lain juga dapat efek elektoral ketika sudah melakukan momentum politik, yakni deklarasi capres seperti PDIP, Golkar, dan Gerindra," kata Ratno, dalam siaran persnya, Senin (28/11/2022).
Berita Terkait
-
Anies Baswedan Ditolak Datang ke Solo Padahal Cuma Mau Undangan, Tatak Ujiyati: Benar-benar Absurd!
-
Kasihan Ganjar dan Anies, Elektabilitas Makin Moncer tapi Sulit Maju di Pilpres 2024, Ini Alasannya
-
Ada Unsur Politik? Disebut Cocok Untuk Dampingi Anies Baswedan di Pilpres, Ruang Kerja Khofifah Digeledah KPK
-
Ucapan Anies Baswedan di Hari Natal Dinilai Adem dan Bermakna namun Tak Bertentangan dengan Syariat
-
Bukan AHY, Sosok Ini yang Dinilai Pas untuk Jadi Cawapres Anies Baswedan, Dianggap Bisa Pecahkan Suara Jatim
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
Terkini
-
Pekan Keempat Perang Lawan AS-Israel, Warga Iran Tercekik: Inflasi Meroket, Internet Mati Total
-
Status WNI Nathan Tjoe-A-On Digugat, KNVB Janji Lakukan Investigasi Serius
-
Arus Balik 2026 Meningkat, Pelabuhan Panjang Akan Dibuka Jika Penyeberangan Penuh
-
Kronologi Mobil BYD Tabrak Pembatas dan Masuk Kolam Bundaran HI Menteng
-
Doa Halal Bihalal Kantor, Lengkap dengan Susunan Acara yang Formal dan Khidmat
-
Hindari Puncak Arus Balik, Menhub Imbau Pemudik Maksimalkan WFA
-
5 Face Mist Anti Sumuk untuk Segarkan Wajah saat Cuaca Panas, Lembap Tanpa Rasa Lengket
-
Pramono Anung Terapkan WFA ASN, Ini Ketentuannya
-
Dari Penjara ke Dunia Mafia, The Raid 2 Tampilkan Aksi Brutal
-
Putra Mahkota Arab Saudi Terus Komporin Donald Trump untuk Perangi Iran