Sebuah bukit di Dusun Cipeundeuy, Desa Margaharja, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat mendadak viral di jejaring media sosial. Bukit yang difungsikan sebagai kawasan wisata alam itu bernama Bukit Pasir Heunceut.
Heunceut sendiri merupakan kata dalam Bahasa Sunda yang salah satu artinya adalah alat vital atau kelamin perempuan atau vagina.
Nama Bukit Pasir Heunceut mendadak viral lantaran banyak netizen yang tak percaya ada tempat yang dinamai dengan nama seperti itu.
Namun ternyata bukan bukit di Ciamis saja yang menyandang nama Pasir Heunceut. Seorang pengguna Twitter mengatakan nama itu juga digunakan sebagai nama beberapa tempat lain di Jawa Barat.
"Sebutan pasir heunceut selain di Ciamis ada juga di daerah perkebunan teh Kabupaten Bandung Barat sebelah jalan tol Cipularang," cuit @matwinwiguna sambil men-tag akun milik Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dikutip Selasa (27/12/2022).
Netizen lain berkomentar bahwa ada daerah lain di Jawa Barat yang juga dinamai menggunakan alat kelamin pria. Daerah itu adalah Tepung Kanjut dan Situ Sarkanjut di wilayah Kabupaten Garut.
Netizen lain meminta warga untuk tak berpikir yang aneh-aneh.
"Yang heunceut itu pasir nya. Jadi ada dua pasir/bukit ketemu, istilah nya bukit kawin. Gitu aja dibawa ngeres," cuit @ArifLabMed.
Sementara itu, encananya Pasir Henceut akan dijadikan tempat agrowisata yang menyuguhkan pemandangan alam sejuk nan asri. Setelah menjadi lokasi wisata, akankah nama Pasir Heunceut diubah?
Baca Juga: Genap Berusia 25 Tahun Hari Ini, Berikut 4 Drama yang Dibintangi Bright Vachirawit
Kepala Desa Margaharja, Warto mengatakan, rencananya akan dibuat agrowisata di Pasir Heunceut. Jadi nantinya, akan ada berbagai buah-buahan dan tanaman lainnya.
“Rencana juga kita akan buat tempat selfie, kemudian adanya flying fox di bukit tersebut. Intinya jika nanti jadi pasti kita akan buat semenarik mungkin agar banyak wisatawan yang datang,” katanya, Senin (26/12/2022) dikutip dari Harapanrakyat.com.
Menurutnya, jika nanti Pasir Heunceut tersebut jadi tempat wisata. Pihaknya tidak akan mengubah nama bukit tersebut. Hal tersebut Ia lakukan sebagai upaya jadi icon dan daya tarik untuk menarik wisatawan datang ke Pasir Heunceut Ciamis yang kini viral.
“Saya tidak akan mengubah namanya, jadi biarkan saja itu bisa jadi icon dan supaya jadi daya tarik untuk wisatawan untuk datang ke Pasir Heunceut ini,” tuturnya.
Warto menuturkan, sampai saat ini belum ada masyarakat yang menentang akan nama kontroversial tersebut baik dari tokoh maupun masyarakat lainnya.
“Masyarakat belum ada yang komen dan menyudutkan apapun terkait nama Pasir Heunceut tersebut. Karena nama tersebut sudah ada sejak tahun 1948 sejak zaman Belanda. Jadi sudah familiar dan tidak asing lagi bagi kami,” tuturnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek