Beredar sebuah video perdebatan antara perempuan penumpang sebuah mobil dengan sekelompok pria yang diduga sebagai preman dan ojek pangkalan Pasir Impun, Jalan Ahmad Yani Kota Bandung.
Dari video diketahui, penumpang dalam mobil itu merupakan rombongan yang akan melayat ke pemakaman anggota keluarga mereka.
Sedangkan sekelompok pria yang menghadang menduga jika mobil tersebut adalah taksi online. Diketahui, sekelompok ojek pangkalan di daerah itu menolak ojek online dan taksi online masuk ke daerah mereka.
Dari video terlihat, beberapa pria menghadang laju mobil yang ditumpangi seorang pria (sopir), penumpang perempuan yang duduk di kursi depan adan beberapa anak-anak di belakang.
Para pria itu memaksa agar mereka naik ojek pangkalan ke lokasi pemakaman.
"Bapa abdi teh aya nu meninggal bapak. Abdi teh diantos ieu teh, astagfirullah hal adzim. Teu aya kemanusiaan pisan ieu teh. (Bapak saya sedang ada yang meninggal, saya sudah ditunggu di pemakaman," ujar perempuan di kursi depan.
Para pria bertampang seram itu nampak tak peduli. Terlihat beberapa kali mereka menebar teror dengan memukul-mukulkan batu akiknya ke kaca mobil.
"Akang ngobrol heula kadieu, turun heula sebentar sok ngobrol heula. (Turun dulu, ngobrol dulu sebentar)," ujar salah satu penghadang.
Sang sopir mengatakan tak perlu lagi ada penjelasan, Pasalnya mereka ditunggu di pemakaman.
Baca Juga: Sinopsis The Edge of Democracy, Film yang Ditonton Anies Baswedan Awal 2023, Apa Istimewanya?
"Bapa ieu abdi teh sareng barudak. Maenya abdi naek motor. Ayeuna abdi kedah ka makam pak. (Saya dengan anak-anak, masa saya naik motor. Sekarang saya mesti ke makam)," ujar perempuan itu.
Video itu beredar di jejaring media sosial dan menjadi viral. Ujungnya, Pangkalan ojeg Pasir Impun di bilangan Jalan AH Nasution, Kota Bandung diserang ratusan driver ojek online atau ojol pada Selasa (3/1/2023).
Aksi penyerangan itu dipicu oleh kabar adanya penghadangan yang dilakukan pengemudi ojek di pangkalan itu terhadap mobil taksi online yang membawa sebuah keluarga yang akan melayat anggota keluarganya yang meninggal dunia pada Senin (2/1/2023).
Para pengemudi ojek pangkalan itu menghentikan taksi online tersebut dan memaksa penumpangnya untuk turun dan memaksa mereka untuk naik ojek pangkalan dan tak mengizinkan taksi online masuk ke area Pasir Impun.
Video penghadangan itu beredar ke jejaring media sosia dan menjadi viral. Buntutnya, terjadi penyerangan ratusan ojol ke pangkalan ojek Pasir Impun.
Hingga berita ini diturunkan, Jalan Ahmad Yani Kota Bandung masih mengalami kemacetan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Buruh Rokok Demo Pemkab Pamekasan, Desak 8 Tuntutan Dikabulkan
-
4 Lipstik Wardah Murah, Bibir Cerah Seharian
-
Sirkus Kelas Dunia Hadir di Singapura, Ajak Keluarga Indonesia Liburan Penuh Keajaiban
-
3 HP Samsung Tiga Kamera, Kelas Entry Level Harga Mulai 1 Jutaan
-
Gerak Cepat Dittipideksus Bareskrim, Tahan Dua Petinggi PT DSI Kasus Dugaan Penipuan dan TPPU
-
Lingkungan Peradilan Rentan Praktik Korupsi, KPK Tekankan Pencegahan
-
Bobotoh Away Day ke Thailand, Bojan Hodak Senang Persib Tak Sendirian
-
Mensos Gus Ipul: BPJS PBI Pasien Penyakit Kronis Aktif per Hari Ini
-
Silaturahmi dengan Ulama Aceh, Kasatgas Tito: Pentingnya Dukungan Spiritual bagi Korban Bencana
-
Tak Takut Tekanan Tuan Rumah! Teja Paku Alam: Persib Pulang ke Bandung dengan Oleh-oleh Kemenangan