/
Sabtu, 14 Januari 2023 | 17:30 WIB
Beredar kabar Ferdy Sambo dihukum mati. [turnbackhoax.id]

Sidang kasus pembunuhan Brigadir J hingga kini masih terus berlanjut dengan salah satu tersangkanya Ferdy Sambo

Belakangan beredar kabar soal putusan hakim yang menyatakan Ferdy Sambo dihukum mati hingga menyebabkan tangis histeris kaluarga.

Kabar tersebut beredar di Facebook usai dibagikan akun Legend Quotes. Dalam sebuah video yang diunggah akun tersebut 9 Januari 2023 lalu tersebar narasi jika Ferdy Sambo dihukum mati. 

“Hukum4n M4ti Di Jatuhkan Tangis Histeris Keluarga Pecah. Nasib SAMBO Berakhir Begini !!”

Pertanyaannya, apakah benar ferdy Sambo dihukum mati atas perkara pembunuhan Brigadir J ?

Penjelasan

Setelah ditelusuri, video yang mengklaim Ferdy Sambo dijatuhi hukuman mati diunggah pada 9 Januari 2023 merupakan klaim yang dimanipulasi.
 
Hingga kini sidang kasus pembunuhan Brigadir J belum sampai pada pembacaan putusan hakim. Thumbnail video tersebut merupakan hasil manipulasi. Dalam video itu, narasi yang dibacakan ternyata soal berita berisi alasan pembunuhan Brigadir J yang bukan didsari karena pelecehan. 

“Terungkap Bukan Karena Pelecehan Tapi Uang Rp 100 T, Ferdy Sambo Tega Bunuh Yosua? Simak Penjelasannya!” tulis judul berita yang terbit di ayojakarta.com Jaringan Suara.com) pada 6 Januari 2023 lalu.

Sedangkan gambar thumbnail video tersebut merupakan manipulasi dari foto ketika polisi membopong preman Dadang ‘Buaya’ yang mengamuk di kantor Polsek dan Koramil Pameungpeuk, Kecamatan Cibalong, Garut pada 28 Mei 2021 silam. 

Baca Juga: 'Apa Mereka Gak Punya Tata Krama Izin Sama Saya?' Ferdy Sambo Marah Timsus Olah TKP Tanpa Izinnya

Foto itu salah satunya dimuat di artikel berjudul “Polisi Telusuri Jejak Hitam Preman Garut ‘Dadang’ Buaya” yang terbit di situs detik.com pada 31 Mei 2021 silam.

Kesimpulan

Hingga saat ini, faktanya sidang kasus pembunuhan Brigadir J belum sampai pada pembacaan putusan hakim. Thumbnail video tersebut merupakan hasil manipulasi. Konten tersebut masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.

Load More