Sidang kasus pembunuhan Brigadir J hingga kini masih terus berlanjut dengan salah satu tersangkanya Ferdy Sambo.
Belakangan beredar kabar soal putusan hakim yang menyatakan Ferdy Sambo dihukum mati hingga menyebabkan tangis histeris kaluarga.
Kabar tersebut beredar di Facebook usai dibagikan akun Legend Quotes. Dalam sebuah video yang diunggah akun tersebut 9 Januari 2023 lalu tersebar narasi jika Ferdy Sambo dihukum mati.
“Hukum4n M4ti Di Jatuhkan Tangis Histeris Keluarga Pecah. Nasib SAMBO Berakhir Begini !!”
Pertanyaannya, apakah benar ferdy Sambo dihukum mati atas perkara pembunuhan Brigadir J ?
Penjelasan
Setelah ditelusuri, video yang mengklaim Ferdy Sambo dijatuhi hukuman mati diunggah pada 9 Januari 2023 merupakan klaim yang dimanipulasi.
Hingga kini sidang kasus pembunuhan Brigadir J belum sampai pada pembacaan putusan hakim. Thumbnail video tersebut merupakan hasil manipulasi. Dalam video itu, narasi yang dibacakan ternyata soal berita berisi alasan pembunuhan Brigadir J yang bukan didsari karena pelecehan.
“Terungkap Bukan Karena Pelecehan Tapi Uang Rp 100 T, Ferdy Sambo Tega Bunuh Yosua? Simak Penjelasannya!” tulis judul berita yang terbit di ayojakarta.com Jaringan Suara.com) pada 6 Januari 2023 lalu.
Sedangkan gambar thumbnail video tersebut merupakan manipulasi dari foto ketika polisi membopong preman Dadang ‘Buaya’ yang mengamuk di kantor Polsek dan Koramil Pameungpeuk, Kecamatan Cibalong, Garut pada 28 Mei 2021 silam.
Baca Juga: 'Apa Mereka Gak Punya Tata Krama Izin Sama Saya?' Ferdy Sambo Marah Timsus Olah TKP Tanpa Izinnya
Foto itu salah satunya dimuat di artikel berjudul “Polisi Telusuri Jejak Hitam Preman Garut ‘Dadang’ Buaya” yang terbit di situs detik.com pada 31 Mei 2021 silam.
Kesimpulan
Hingga saat ini, faktanya sidang kasus pembunuhan Brigadir J belum sampai pada pembacaan putusan hakim. Thumbnail video tersebut merupakan hasil manipulasi. Konten tersebut masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.
Berita Terkait
-
Arif Terdakwa Pembunuh Brigajir J Menangis karena Takut Ferdy Sambo, Kenapa Ketakusan Bisa Bikin Air Mata Keluar?
-
'Apa Mereka Gak Punya Tata Krama Izin Sama Saya?' Ferdy Sambo Marah Timsus Olah TKP Tanpa Izinnya
-
Tanggapi Tangisan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Ayah Brigadir J: Untuk Tutupi Kebohongan
-
Karirnya Selama 28 Tahun di Polri Terhenti Gegara Kasus Pembunuhan Yosua, Ferdy Sambo: Saya Malu
-
Ditanya Hakim Menyesal atau Enggak Tidak Jadi Terima Rp 500 Juta dari Ferdy Sambo, Jawaban Kuat Ma'ruf Bikin Pengunjung Sidang Tertawa
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci