Putra Bungsu Presiden Jokowi (Joko Widodo), Kaesang Pangarep belakangan dikabarkan bakal terjun ke partai politik.
Kabar tersebut sempat diungkap Wali Kota Solo, Gibran Rakabumin Raka yang juga sekaligus kakak dari Kaesang.
Seiring beredarnya kabar tersebut, kini muncul narasi yang menyebut Kaesang mendapat tawaran bergabung ke Partai Demokrat dan menolaknya mentah-mentah.
Kaesang dikabarkan menyentil Partai Demokrat soal korupsi di era SBY.
“Taw4ran G4bung Ke Demokrat Di T0lak M3ntah², Respon Kaisang T3gas S3ntil Soal ini.!!” tulis akun Facebook 'Doa Ibu'.
Penjelasan
Baru-baru ini akun Facebook "Doa Ibu" mengunggah video dengan klaim Kaesang menolak bergabung dengan partai Demokrat.
“Mengejutkan. !! Tolak tawaran besar, gabung ke demokrat respon Kaisang sangat bijak, sentil korupsi Era S-BY”.
Saat video tersebut selesai disaksikan, ternyata tidak ada sama sekali pernyataan atau narasi dari Kaesang yang menolak tawaran Partai Demokrat.
Baca Juga: Tokoh NU Sindir Kaesang Pangarep yang Bakal Terjun ke Politik: Mumpung Bokap Lu Penguasa
Video dengan durasi 10.18 itu cuma berisi gabungan potongan kegiatan Kaesang Pangarep serta beberapa video adalah potongan hasil wawancara Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka yang membicarakan ketertarikan Kaesang terjun ke politik.
Meski demikian, Ketua DPP Partai Demokrat Herman Khaeron dalam tayangan kompas.tv memang membuka pintu ke Kaesang Pangarep jika ingin gabung ke Partai Demokrat.
Menurut Herman, terkait terjun ke politik merupakan hak individu dan siapapun warga negara Indonesia berhak menentukannya.
Berdasarkan penjelasan di atas klaim Kaesang Pangarep menolak tawaran Partai Demokrat adalah salah dan termasuk dalam konten yang dimanipulasi.
Kesimpulan
Video berisi klaim Kaesang Pangarep ditawari masuk Demokrat dipastikan merupakan informasi salah. Konten video yang diunggah akun Facebook Doa Ibu itu termasuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.
Berita Terkait
-
Terpopuler: Pernikahan Beda Agama Deva Mahenra - Mikha Tambayong Tuai Kontroversi, Kaesang - Erina Rayakan Imlek
-
Kaesang Pangarep - Erina Gudono Pakai Busana Imlek Lokal, Sepatu Sandal Italia-nya Tembus Rp 22,6 Juta
-
Tokoh NU Sindir Kaesang Pangarep yang Bakal Terjun ke Politik: Mumpung Bokap Lu Penguasa
-
Kapan saat yang Tepat bagi Kaesang untuk Terjun ke Kontestasi Politik? Ini Kata Pengamat
-
CEK FAKTA: Benarkah Erina Gudono Gugat Cerai Kaesang Pangarep?
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
-
Inflasi Sumsel Menurun, Tekanan Harga Masih Mengalir di Sektor Konsumsi
-
Enam Kali Beraksi di Magetan, Petualangan Maling Motor Asal Sidoarjo Berakhir di Tangan Polisi
-
Sebut Indikasi Kecelakaan Kalideres Murni Musibah, Kadispenad Pastikan Pemeriksaan Tetap Dilakukan
-
Final Four Proliga 2026: Gresik Phonska Plus Tumbangkan Jakarta Electric PLN 3-0
-
Update Gempa M 7,6: Nyaris Seribu Gempa Susulan Guncang Maluku Utara
-
Final Four Proliga 2026: LavAni Ikuti Jejak Bhayangkara, Selangkah Lagi Juara Putaran Pertama
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Bukan Sekadar Hobi, Menggambar Diusulkan Jadi Gerakan Nasional: Mei Dipilih Jadi Momennya
-
Hasil BRI Super League: Brace Ramon Tanque Bawa Persib Kalahkan Semen Padang